Tim Resmob Polrestabes Semarang, Amankan Puluhan Motor Curian Di Karimunjawa

0
30

SEMARANG, (SMI).-

Tim Resmob Polrestabes Semarang mengamankan 40 kendaraan roda dua berbagai jenis dari tangan Saiful Anam (23), warga Sumberrejo, Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Motor-motor hasil kejahatan tersebut dicuri Saiful dari berbagai tempat di Kota Semarang dalam kurun waktu tujuh bulan terakhir.

“Semuanya saya ambil di Semarang, ada yang di Pedurungan, Tembalang dan tempat lainnya,” ujar Saiful saat jumpa pers di Mapolrestabes Semarang, Senin (26/3).

Menurut Saiful, aksinya dilakukan pada malam hari dan selalu mengincar sepeda motor yang diparkir di tempat sepi atau tidak ada pemiliknya.

“Saya ambil dimana saja, kalau ada kesempatan langsung saya ambil,” ujar dia.

Saiful biasa mencuri motor jenis matic, meski beberapa diantaranya jenis motor sport seperti Honda CBR 150R atau Yamaha R15 maupun Vixion.

“Matic lebih mudah ambil dan jualnya,” tutur dia.

Hasil pencurian dijual kepada sejumlah penadah dengan harga bervariasi, sekitar Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per motor. Para penadah yang ikut diamankan diantaranya Karnawi (48), warga Karimunjawa, Jepara, kemudian Daniel (32), warga Tembalang, Semarang, Moch (35), warga Mranggen, Demak, Arif (40), warga Semarang Selatan, Hari (41), warga Semarang Barat dan JRM (40), warga Pati. Barang kejahatan Saiful dijual lagi ke berbagai wilayah di Jawa Tengah seperti Karimunjawa, Semarang, Pati, Kudus, Grobogan, Demak dan Kendal

Karnawi (48) mengungkapkan bahwa pengawasan di Karimunjawa lebih longgar karena lokasinya cukup terpencil. Sejak tiga bulan terakhir, pria yang berprofesi sebagai nelayan itu membeli motor-motor curian dari Saiful Anam.

“Saya cuma ambil untung Rp 300-500 ribu tiap motor. Sudah 14 motor saya bawa ke Karimunjawa,” terangnya.

Karnawi diringkus Tim Resmob Polrestabes bersama lima tersangka lain yang biasa menjadi penadah motor curian Saiful Anam.

“Tersangka ini menjual kepada enam penadah yang berada di Pati, Demak, Grobogan, Jepara, Kudus, Kendal, sampai Karimunjawa,” ujar Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji.

Para penadah akan dijerat dengan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Sedangkan Saiful terancam hukuman 7 tahun penjara.

Abioso mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor bisa mengecek di Mapolrestabes Semarang.

“Silakan masyarakat yang merasa kehilangan datang dengan menunjukkan bukti-bukti kepemilikan sepeda motor yang sah,” imbuh Abi. **SEFRIN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here