Staf Ahli Menko Polhukam dan Marsda TNI Datangi Pendopo Indramayu, Bahas Dampak Ledakan Pertamina 

0
7

INDRAMAYU SMInews.com Staf Ahli Menko Polhukam Bidang Ideologi Dan Konstitusi Irjen Pol Dr. Agung Makbul bersama Marsda TNI Ahmad Sajili mendatangi Pendopo Indramayu, Kamis (27/5/2021).

Kedatangan keduanya ingin memastikan penanganan terhadap dampak ledakan tangki di kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan dapat diatasi dengan baik oleh Pertamina maupun Pemerintah Daerah.

Seperti diketahui, hingga saat ini ganti rugi soal dampak ledakan tersebut sebagian belum terselesaikan karena belum menemui titik temu dengan warga terdampak.

Pada kesempatan itu, keduanya diterima oleh Sekda Kabupaten Indramayu, Rinto Waluyo yang mewakili Bupati Indramayu, Nina Agustina bersama jajaran Forkopimda dan pejabat Pertamina RU VI Balongan.

“Marsda Ahmad Sajili tadi menyampaikan agar Pertamina berkomitmen dalam menangani persoalan dampak Ledakan dan kebakaran dengan dibantu Forkopimda agar dapat diselesaikan dengan baik,” ujar dia.

Penanganan maksimal ini, lanjut Rinto Waluyo dirasa perlu menjadi perhatian lebih agar tidak berdampak pada stabilitas nasional.

Mengingat, PT Pertamina RU VI Balongan merupakan aset nasional terbesar di Asia.

Rinto Waluyo menyampaikan, pemerintah Kabupaten Indramayu turut mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah pusat.

Ia pun berjanji, persoalan dampak kejadian tersebut akan ditangani secara maksimal bersama pihak PT Pertamina RU VI Balongan dan unsur jajaran terkait.

“Pihak Pertamina Balongan pun sekarang ini sedang menyelesaikan pembayaran ganti rugi terkait dampak yang diakibatkan kejadian kemarin sesuai data yang kongkrit,” ujar dia.

Terpisah, Cecep Supriyatna Unit Manager Communication, Relation & CSR RU VI Balongan, Cecep Supriyatna, mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan proses ganti rugi kepada masyarakat yang terdampak terutama menyangkut kerusakan material pasca ledakan. Namun demikian, ia mengaku masih dalam penyelesaian ganti rugi terutama warga Desa Balongan Blok Kesambi yang belum tuntas.

“Kami sudah membuat Posko di Blok Kesambi untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan ganti rugi tersebut,” ungkapnya usai pertemuan.

Ia berjanji, akan terus melakukan komunikasi dengan masyarakat terdampak, terkait dengan hal hal yang berhubungan dengan tanggung jawab PT Pertamina RU VI Balongan.

Pewarta : IMAM

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here