SMA Negeri 16 Semarang Gelar Ujian Pergelaran Tari

0
291
Siswa siswi kelas XII ipa 1SMAN 16 Semarang saat membawakan Tari Ramayana, Foto Taufik

Semarang,SMI.- Ujian praktik merupakan bagian integral dari kegiatan ujian nasional dan ujian akhir sekolah yang wajib diikuti oleh peserta didik SMA kelas XII dalam menyelesaikan tugas akhir dari rangkaian kegiatan pembelajaran.

Hal ini menjadi penting karena dapat dilihat, diamati dan di evaluasi sejauh mana telah tercapainya standar kompetensi yang dicapai dalam jenjang sekolah tingkat SMA dan menjadi ukuran apakah pada ketrampilan tersebut peserta didik sudah dianggap mampu melakukan ketrampilan tertentu.

Untuk memenuhinya, SMA Negeri 16 Semarang menggelar Ujian Praktik Mata Pelajaran Seni Budaya di Tahun Pelajaran 2019-2020 dalam bentuk Pergelaran Tari dengan tema Cerita Rakyat yang yang di ikuti oleh 213 Peserta didik, Rabu (22/1/2020).

Kepala SMA Negeri 16 Semarang, Wiwin Sri Winarni,S.S , Foto : M. Taufik

Kepala SMA Negeri 16 Semarang Wiwin Sri Winarni, S.S sangat mengapresiasi seni, untuk mengembangkan potensi yang ada dalam diri siswa SMA Negeri 16 Semarang. Kegiatan ujian pergelaran tari bertujuan untuk mengembangkan kreativitas siswa, karena siswa SMA Negeri 16 mempunyai potensi, punya kreativitas yang luar biasa, sehingga perlu kita wadahi.

“Dengan adanya kegiatan ini, semoga kreativitas anak anak bisa tersalurkan , bagaimana siswa bisa menciptakan sebuah karya tari yang luar biasa” ucapnya saat memberikan sambutan upacara pembukaan Ujian Praktik Seni Budaya.

Wiwin menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan peserta didik yang berkarakter, siswa siswi yang mencintai budaya sendiri yang tentunya tidak kalah dengan budaya asing.

“Tentu saja budaya kita ini mempunyai nilai – nilai yang luar biasa, nilai – nilai yang mestinya kita ambil, kita praktekkan dalam kehidupan sehari – hari, sehingga kita semua menjadi manusia yang berkarakter yang menghargai budaya yang ada di negeri sendiri. Banyak sekali nilai – nilai luhur dari budaya melalui seni tari yang kita miliki, yang apabila kita implementasikan, kita amalkan dalam kehidupan sehari – hari akan membentuk kita, menjadi karakter yang sangat luar biasa,” Ujarnya.

Wiwin berharap dengan kegiatan ujian praktek ini, akan meningkatkan kecintaan pada budaya dan tentunya cinta tanah air Indonesia. “Misi SMA Negeri 16 Semarang mewujudkan siswa – siswi yang berbudi luhur akan tercapai. Dan semoga pula karya karya anak anakku semua akan menjadikan nilai lebih unuk kita semua dan akan semakin membuat  SMA Negeri 16 Semarang semakin berprestasi di kemudian hari,” pungkasnya.

Siswa Kelas XII ipa 1 sedang membawakan tarian Asmarandana, Foto : M. Taufik

Sementara itu, Guru pembimbing Seni Budaya pergelaran tari, Yunik Ekowati, S.Pd., M.Pd . mengatakan bahwa ujian praktik seni budaya pergelaran tari yang diikuti siswa – siswi kelas XII melalui proses yang lumayan, dan tidak mudah dan utuh. Sesuatu yang harus siswa lakukan dari awal.

Menurutnya, pergelaran kali ini  bertema tentang cerita rakyat yang diikuti 213 siswa seluruh kelas XII IPA dan IPS, di tampilkan 18 karya dari siswa kelas XII Ioa 1,2 dan XII ipa 3, kemudian di hari ke dua Kamis 23 januari 2020 di tampilkan 20 karya siswa kwlas XII ips 1,2 dan XII ips 3, jadi intinya ujian praktek pergelaran tari dengan tema  cerita rakyat di ujikan selama 2 hari, yaitu rabu dan kamis, 22-23 januari 2020,

“Harapan saya adalah dengan adanya acara pergelaran tari ini, dapat mewadahi bakat – bakat siswa, baik di bidang kreativitas seni atau berkolaborasi dengan tidak menutup kemungkinan mata pelajaran lain bisa untuk bergabung, atau menciptakan inovasi atau suatu karya yang kemungkinan akan lahir dari anak – anak kita SMA Negeri 16 Semarang. Maka dari itu, kami selaku pembimbing sangat berterima kasih pada siswa siswi kelas XII yang sudah melaksanakan tahap demi tahap, step by step yang saya ikuti dari awal hingga pelaksanaan  hari ini sangat luar biasa . harapan saya selanjutnya adik adik kelas X dan XI bisa mengikuti minimal sama, bahkan lebih dari kakak kelas,” pungkasnya.

Siswa siswi klas XII ipa 1 saat membawakan tarian Rorojonggrang, Foto: M. Taufik

Adapun ujian praktik Pergelaran Tari di selenggarakan selama 2 hari yaitu  hari Rabu 22 januari 2020 dan hari kamis 23 januari 2020 dan di bagi dua tahap. Untuk tahap I pada hari Rabu 22 januari 2020 ada 18 Tim penampil tarian dari siswa kelas XII ipa sampai dengan XII ia 3, ke 18 tarian tersebut meliputi : Tari Rorojonggrang, Tari Ramayana, Tari Asmaradana, Tari Borobudur, Tari Cheng Ho, tari Enggang, Tari Kalinyamat, Tari Prajurit Wira Pratiwi, Tari Sesaji Rewanda, Tari Perang Kembang, Tari Barongsai, Tari Bubrah, Tari Bubrah, tari Dewi Sangga Langit, Tari Ganongan Silat, Topeng Ganongan Silat.

Untuk yang ujian praktik pergelaran Tari  tahap kedua , hari kamis 23 januari 2020, ada 20 Tim penampil tarian  dari siswa kelas XII ipa 1, ips 2 dan XII ips 3, ke 20 tarian meliputi : Tari Joko tingkir, Tari Rontek,Tari Tangkuban Prahu, Tari Anoman Obong,Tari Anoman Obong, tari Jaranan, tari Dewi Anjani, Tari Joko tarub, Tari Surabaya, Tari Roro jonggrang, Tari  Rowo pening, Tari Rowo pening, Tari Tangkuban Prau, Tari Klenthing Kuning, Tari Asmarandana, Tari Kidung Katresnan, Tari Bondan Langen Sayuk, Tari Lutung Kasarung, Tari Rampak Buto Gedrug dan Tari Prajurit Pandansari.

Pewarta :  M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here