Sindikat Pembobol Warung Diamankan Polisi

0
37

Rembang, SMI.- Butuh uang untuk berfoya – foya, Dua remaja nekat bobol warung yang sudah tutup dan ditinggal pemiliknya di Desa Sluke, Kecamatan Sluke, Kamis, ( 23/1) pukul 22.00 WIB.

Kapolres Rembang AKBP, Dolly Ari Maxionari Primanto dalam jumpa pers di Polres Selasa, (4/2) pagi mengatakan, saat kejadian tersebut ke-dua pelaku tersebut melakukan aksinya pada saat warung sudah tutup dan di tinggal pemiliknya.

“Ada dua remaja berbocengan sepeda motor tiba di depan warung nekat melakukan aksinya, dan berhasil menggondol dua tabung gas ukuran 3kg, dengan cara mencongkel pintu warung dengan alat drei (obeng). Dengan modus tersebut, salah satu pelaku di atas motor yang satunya melakukan aksi pencongkelan” Paparnya.

Dari hasil kerjasama laporan masyarakat dengan kepolisian, petugas dengan sikap cepat memburu pelaku. Selang dua jam, akhirnya tersangka berhasil ditangkap tidak jauh dari TKP, dan langsung di gelandang kekantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Tersangka berinisial IK (24) berasal dari Rembang dan Wy (22) dari Tayu ( Pati). Untuk barang bukti yang diamankan dua tabung gas elpiji 3 kg dan gembok kunci beserta obeng (drei,”Jawa”) di tambah satu unit motor yang di kendarai.

Dolly juga menambahkan, dari hasil pengembangan penyidikan, tersangka sebelum melakukan pembobolan warung, sudah pernah mencuri motor di 8 (TKP) tempat kejadian perkara yang berbeda lokasi.

“Polisi tidak mudah di bodohi begitu saja, akhirnya barang bukti 8 unit sepeda motor bisa diamankan. Dari sindikat curanmor tersebut, pelaku dengan cara menghancurkan kunci motor pakai alat obeng dan kunci T. Dari hasil kejahatan tersebut, tersangka dikenakan perkara pencurian dan pemberatan dengan pasal 363 KUHP, ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Saya menghimbau, masyarakat agar berhati-hati memakirkan motor yang lebih aman dan jangan lupa mengunci stank,”harapnya.

Kapolres berterima kasih kepada masyarakat yang selalu bergandeng tangan memberi info kepada kepolisian, agar angka kejahatan di wilayah bisa langsung di tangani, dan  sampai saat ini polisi masih proses dalam pengembangan penyidikan.

Pewarta : Jow

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here