Pendidikan Karakter Pada Masa Pandemi

0
60

Wabah pandemi covid-19, belum ada tanda tanda akan berakhir hal ini di tandai masih banyak rakyat Indonesia yang terpapar covid-19 setiap harinya. Masih banyak daerah di Indonesia yang belum menjadi zona kuning maupun hijau. Proses pemutusan penyebaran virus covid-19 gencar di lakukan oleh pemerintah.

Pemerintah menerapkan berbagai cara untuk memutus rantai penyebaran pandemi covid-19 melarang berkerumun, melarang berpergian jauh, membatasi transportasi umum seperti kereta api yang beroperasi. Masih gencar sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat.

Aturan di larang berkerumun termasuk di berlakukan di sekolah-sekolah seluruh Indonesia. Maka yang biasanya proses pembelajaran secara tatap muka tidak bisa di lakukan.  Aturan Pembelajaran jarak jauh yang di gunakan harus di taati oleh penyelenggara pendidikan di seluruh Indonesia.

Maka timbullah permasalahan yang amat sangat dalam melakukan proses belajar mengajar. Guru harus berfikir duakali lipat untuk mencari solusi untuk melakukan pembelajaran yang tidak tatap muka.  Begitu juga siswa harus menyesuaikan aturan proses pembelajaran yang berlaku pada masa pandemi covid-19. Yang semula leluasa tidak terkekang oleh protokol kesehatan saat ini siswa Harus kaku taat mematuhi protokol kesehatan.

Sulitnya memberikan pendidikan karakter kepada anak. Pembelajaran di sekolah tidak hanya Pembelajaran pengetahuan saja namun juga ada Pembelajaran pendidikan karakter. Pendidikan karakter bisa dilakukan manakala proses belajar mengajar secara tatap muka. Karena kondisi sekarang masa pandemi covid-19 proses pembelajaran tidak tatap muka langsung maka sangat sulit untuk memberikan pendidikan karakter kepada anak.

Pendidikan karakter harus tetap di berikan walaupun kondisi masih sangat berat. Dalam keadaan kesulitan yang amat sangat guru harus berjuang keras untuk mengidentifikasi faktor faktor penyebab sulitnya penerapan pendidikan karakter pada pandemi saat ini. Faktor penyebab pada umumnya adalah jarang komunikasi secara langsung, komunikasi lewat daring tidak lancar karena terkendala susahnya jaringan internet yang ada di lingkungan siswa karena jaringan internet tidak merata.

Solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah memberikan motivasi kepada siswa lewat Pembelajaran daring. Hal ini di harapkan proses belajar mengajar bisa berjalan dengan lancar. Pemberian pendidikan karakter kepada siswa bisa di atasi.

Guru sebagai motivator siswa juga harus punya motivasi yang tinggi. Guru harus mau koreksi diri apakah dirinya motivasinya rendah atau tinggi. Selalu mengadakan refleksi dalam melakukan pembelajaran daring terhadap siswa siswanya yang di ajar sudah sesuai dengan indikator yang di gariskan atau belum.

Keberhasilan pendidikan karakter pada masa pandemi covid-19 bisa untuk mencapai tujuan pembelajaran di sekolah seperti yang di amanatkan dalam UU SISDIKNAS tahun 2003. Tujuan pendidikan nasional dalam undang undang nomor 20 tahun 2003, tentang sistem pendidikan Nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa, berakhlak mulia,sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warganegara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan termasuk pelajaran yang menduduki garda terdepan Pendidikan karakter maka guru PPKn harus bekerja keras untuk menanamkan karakter kepada siswa-diswanya. Pendidikan karakter yang tertuang dalam UU SISDIKNAS no 20 tahun 2003 juga ada dalam karekteristik pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Sebagai guru PPKn harus mendorong dan memotivasi diri dan memotivasi kepada siswanya dalam memberikan pendidikan karakter.

Bentuk pemberian motivasi kepada siswa-diswanya Tidak hanya sekedar memotivasi secara lisan saja namun perlu di lakukan dengan memberi hadiah. Dengan adanya hadiah maka siswa akan sangat termotivasi.  Contoh pemberian hadiah kuis siapa yang mengerjakan tugas dengan bertanggungjawab, jujur disiplin dan hasilnya benar di belikan kuota internet.

Mungkin para guru bisa mencari cara lain yang bisa memotivasi siswa agar berkarakter yang di amanatkan oleh UU Sisdiknas no 20 tahun 2003.Harapan para guru yang telah menemukan bentuk cara yang bisa memotivasi siswa agar berkarakter baik untuk di tularkan kepada guru lain. Antar guru saling komunikasi untuk mencari cara memotivasi siswa pada masa pandemi covid-19 saat ini sangat di harapkan.

Siswa yang berkarakter baik, bisa menjadi warganegara yang baik. Siswa berkarakter baik dambaan masa depan bangsa Indonesia agar Indonesia tetap jaya.

Mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaat bagi guru dan para pembaca sekalian agar sadar akan pentingnya pendidikan karakter. Para pembaca di harapkan bisa membantu mensukseskan Pendidikan karakter siswa-siswa kita di Indonesia ini. Siswa-siswa kita adalah generasi muda yang menjadi dambaan bangsa Indonesia.

Penulis : Agus Muryanto S.Pd

guru PPKn di SMPN 2 Wanayasa

Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here