Paripurna DPRD : Penjelasan Bupati Magetan Terhadap Nota Keuangan R-APBD T.A 2022

0
4

Magetan, SMInews.com |Melalui Rapat Paripurna yang di buka langsung oleh ketua DPRD Magetan H.Sujatno SE.,MM di dampingi Wakil DPRD dan Bupati Magetan serta di ikuti Sekretaris Daerah, perwakilan Forkopimda serta Anggota DPRD Kabupaten Magetan. Bupati Magetan menjelaskan mengenai Pengantar Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD T.A 2022 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Magetan. Rabu (17/11/2021)

Bupati Magetan, Dr.Drs.H. Suprawoto SH.,M.Si dalam sambutanya mengutarakan, bahwa agenda rapat paripurna kali ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis bagi kesinambungan proses pembangunan daerah yang akan dilaksanakan di tahun 2022 mendatang.

“Penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022 berbasis pada naskah KUA dan PPAS yang memuat berbagai arahan dan kebijakan yang menjadi pedoman pencapaian target sasaran yang ditetapkan dalam RPJMD Tahun 2018-2023.”ungkapnya

Ditambahkan oleh Bupati Magetan, “Disamping itu juga mendasarkan  pada RKPD tahun 2022 sehingga Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022 beserta Nota Keuangannya merupakan wujud dari pengelolaan keuangan daerah yang dilaksanakan secara terbuka, transparan dan bertanggungjawab serta untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.”tuturnya

“Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022 yang saat ini disampaikan nota keuangannya, jika nanti hasil pencermatan terdapat perangkaan dan penempatan kode rekening baik pendapatan, belanja maupun pembiayaan mungkin masih ada yang belum sesuai mohon adanya pemahaman bersama untuk tidak dipermasalahkan, selanjutnya dapat segera disesuaikan kembali sebelum dievaluasi oleh Gubernur atau ditetapkan.”pungkas Bupati Magetan.

Sebagai informasi, Total pendapatan daerah direncanakan sebesar 1 trilyun 737 milyar 123 juta 823 ribu 562 rupiah, Total belanja daerah direncanakan sebesar 1 trilyun 819 milyar 9 juta 888 ribu 562 rupiah, Surplus / Defisit Selisih antara pendapatan daerah dengan belanja daerah atau defisit anggaran sebesar 81 milyar 886 juta 65 ribu rupiah.

Penerimaan pembiayaan direncanakan sebesar 99 milyar 796 juta 65 ribu rupiah, Pengeluaran pembiayaan direncanakan sebesar 17 milyar 910 juta rupiah.

Pembiayaan Netto adalah selisih antara penerimaan pembiayaan dengan pengeluaran pembiayaan. Pada rancangan APBD tahun anggaran 2022 terdapat pembiayaan netto sebesar 81 milyar 886 juta 65 ribu rupiah yang digunakan untuk menutup defisit anggaran.

Pewarta : Gun

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here