Kadis Sosial Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Magetan Berharap Peserta PPKS Bisa Lebih Mandiri Setelah Mengikuti Pelatihan dan Ketrampilan

0
131

Magetan, SMInews.com Setelah mengikuti Pelatihan Bimbingan Sosial dan Ketrampilan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), yang sudah di laksanakan selama 5 hari mulai tanggal 03-07 Agustus 2020. Kini rangkaian kegiatan di tutup oleh Kepala Dinas Sosial Dari Provinsi Jawa Timur, bertempat di gedung Karang Taruna,Jln MT.Haryono Kabupaten Magetan.Jum’at (07/08/2020)

Usai dilakukanya Kunjungan ke Kelompok Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH), yang berlokasi di wilayah Kelurahan Kebonagung,Kabupaten Magetan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, yaitu terkait graduasi mandiri yang mana dari 10 orang yang hadir, tiga diantaranya sudah graduasi (Keluar Dari Kepesertaan Program dengan sukarela karena sudah mampu dan mandiri),kini Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menghadiri Penutupan Kegiatan Pelatihan Bimbingan Sosial dan Ketrampilan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS),Kegiatan Penanggulangan Tuna Sosial dan Pembinaan Eks WBP Tahun 2020.

Dalam hal ini di ikuti Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur,Kepala Dinas Kabupaten Magetan,BKP Kabid Yanrehsos Dinsos Provinsi Jawa Timur,BPK KA UPT PRSBK Madiun,serta seluruh peserta bimbingan sosial dan ketrampilan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Dr. Alwi M.Hum mengatakan, Bahhwa dalam hal ini Pihaknya akan berusaha Kepada mereka-mereka yang masuk dalam kategori dalam masalah kesejahteraan sosial akan dibimbing agar bisa mandiri, yang salah satunya dalam bimbingan ketrampilan.

“Dengan adanya bimbingan dan pelatihan perbengkelan ini,kami berharap beliau-beliau ini kedepanya bisa memanfaatkan ilmu yang telah ia terima agar bisa menopang kehidupanya dalam hal ekonomi”tambahnya.

Sementara di lain sisi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan Yayuk Sri Rahayu untuk kedepanya juga akan terus memberikan pendampingan kepada peserta yang sudah mengikuti pelatihan dan keterampilan.

“Setelah ini Peserta juga di bekali alat-alat perbengkelan seperti Kompresor dan kunci-kunci. Pihak Provinsi dan Kabupaten pun juga akan  terus melakukan pendampingan dan monitoring kepadanya, agar kita bisa tau apa saja yang ia perlukan” pungkasnya.

Pewarta : Gun

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here