Gara Gara Secangkir Kopi Jari Tukang Cukur Di Rajapolah Nyaris Putus Ditebas Parang

0
2

Tasikmalaya, SMInews.com | Diduga karena hal sepele,tukang cukur di komplek terminal Rajapolah ber inisial AG (35) warga Kampung Cibungkul, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya di bacok oleh EN (35) seorang buruh serabutan warga Kampung Babakan Bebedahan, Desa Rajapolah, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.

Kejadian ini terjadi di tempat cukur milik AG pada hari jumat (10/09/21) sore sekira pukul 15.00 WIB. Pelaku EN tega memutus jari seorang tukang cukur menggunakan senjata tajam (sajam) karena masalah sepele,berdasarkan informasi yang beredar,awalnya si pelaku diduga meminta kopi kepada AG namun permintaan EN tersebut tidak di indahkan oleh korban AG.

Berdasarkan keterangan beberapa orang saksi,saat kejadian kondisi tempat cukur korban terbilang sedang ramai. Si pelaku datang ke lapak korban dan meminta di belikan kopi,Karen saat itu korban masih melayani pelanggan sehingga permintaan si pelaku tidak di indahkan.

Si pelaku mengambil pisau yang ada di lapak korban,melihat kejadian ini orang-orang yang ada di lapak korban segera merelai dan menenangkan pelaku,diduga masih kesal,pelaku keluar dan kembali lagi dengan membawa parang. Tanpa basa basi pelaku menghempaskan parang ke kaca lapak cukur milik korban sehingga kaca lapak cukur tersebut pecah.

Setelah itu pelaku masuk ke dalam toko hendak membacok kepala korban menggunakan parang,tetapi korban menangkisnya menggunakan tangan sehingga menyebabkan jari kelingking sebelah kanannya putus.

Mendapat laporan warga mengenai kejadian ini,polisi Polsek Rajapolah bergerak cepat datang ke Tempat kejadian perkara (TKP). Kapolsek Rajapolah beserta beberapa anggota Polsek cepat mengamankan EN di tempat kejadian perkara.

Saat di konfirmasi awak media,AKP Dede Darmawan membenarkan adanya kejadian ini. Dede mengatakan, berdasarkan keterangan para saksi di lokasi, aksi pelaku memotong jari korban menggunakan sajam ini terjadi di lapak cukur rambut.

Kini si pelaku EN pria bertato ini telah diamankan oleh aparat Polsek Rajapolah di rumahnya yang tak jauh dari tempat kejadian.

“Jadi saat kejadian, pelaku datang mengambil sajam berupa pisau dari lapak saksi. Lalu menggantinya dengan mengambil parang dan mendatangi lapak korban,” ujar Dede kepada awak media Jumat malam.

Lanjut Kapolsek, tanpa alasan yang jelas pelaku EN menghempaskan parang tersebut ke kaca di lokasi tukang cukur milik korban. Sehingga, kaca toko tersebut pecah.

“Setelah itu pelaku masuk ke dalam toko hendak membacok kepala korban menggunakan parang. Tapi korban menangkisnya menggunakan tangan yang menyebabkan jari kelingkingnya di sebelah kanan putus,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut korban AG mengalami luka robek dan mendapatkan 46 jahitan di bagian lengan serta telapak tangan di bagian kanan.

“Dengan adanya kejadian tersebut korban melaporkan hal itu ke Mapolsek Rajapolah untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. Kini pelaku sudah kita tangkap di rumahnya. Hingga kini korban masih mendapatkan perawatan di puskesmas,” terang Dede.

Salah seorang saksi kejadian,yang enggan disebutkan namanya menuturkan, bahwa si pelaku EN memang kerap membuat resah warga sekitar.

“Saya tak tau ada masalah apa pelaku sama korban, tiba-tiba pelaku beraksi dengan begitu tragis. Mengambil senjata tajam. Kirain mau iseng, ternyata melakukan aksi itu,” tuturnya.

Kini pelaku EN meringkuk di tahanan Polsek Rajapolah untuk menunggu proses hukum selanjutnya.

Pewarta : Nanang

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here