Disparbud Magetan Akan Canangkan Kepedulian Sampah dan Pengembangan Fasilitas di Gunung Lawu

0
105

Magetan, SMInews.com Guna mengetahui kondisi dan situasi tempat wisata ataupun pendakian yang ada di “Gunung Lawu”, Pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan beberapa hari yang lalu melakukan pendakian. Selain untuk meninjau situasi dan kondisi lokasi, juga sebagai ajang promosi dan pengembangan Pariwisata khususnya di Kabupaten Magetan.

Hal ini senada dengan apa yang di utarakan “Joko Trihono” (Kepala Disparbud Magetan), bahwa pihaknya melakukan agenda pendakian pada beberapa hari yang lalu sebagai upaya pengembangan wisata.

“Pada beberapa hari lalu, saya memang sengaja mengajak teman-teman dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan untuk mendaki Gunung Lawu bersama-sama, bukan hanya untuk refresing, hal ini sebagai tindak lanjut upaya kami untuk cek lokasi serta sebagai ajang promosi dan pengembangan wisata.”jelas Joko saat di mintai keterangan, Senin (26/04/2021)

Di tambahkan oleh Joko, Setelah pihaknya melakukan pendakian bersama-sama ada beberapa tempat atau lokasi yang perlu adanya pengembangan, yang salah satunya yaitu toilet.

“Memang perlu adanya pengembangan di beberapa tempat ataupun lokasi di sepanjang jalur pendakian, yaitu ketersediaan nya toilet, tak hanya itu saja, sampah yang ada disepanjang jalan pendakian menjadi perhatian khusus, karena banyak ditemui sampah dengan kondisi memprihatinkan, atau bisa kita sebut tidak mengenakan pandangan mata.” tegasnya

Dengan adanya sampah ini, pihak Disparbud Magetan akan memberikan beberapa opsi terkait penanggulangan sampah yang ada di Gunung Lawu.

“Melalui rekan kita yang ada di Pos Penjagaan, kita berencana agar setiap pendaki agar di catat juga bawaan nya, Kami ambil contoh, jika ada pendaki Gunung Lawu melalui cemoro sewu yang dibawa 2 botol minuman mineral, 5 bungkus mie instan, maka mereka turun Gunung Lawu diwajibkan membawa bungkusnya dan dibuang di pos pemberangkatan yang sudah disediakan oleh petugas,”tuturnya

Namun dalam hal ini, pihaknya juga akan memberikan berupa himbuan pesan yang dipasang disetiap titik lokasi.

”Himbuan itu diantara dilarang membuang sampah, mencoret-coret, dan lain sebagainya,”

“Tidak hanya di situ saja, nanti kami juga akan berkoordinasi dengan pihak Perhutani, karena kawasan Gunung Lawu ini masih termasuk kawasannya perhutani, dan selanjutnya bagi pengunjung jikalau mau mendaki gunung harus mengisi data atau koordinasi dulu sama penjaga pos pintu masuk, karena kita bisa mengetahui, berapa banyak pendaki yang naik itu harus sesuai dengan pendaki yang turun, hal ini sebagai antisipasi kami agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kami inginkan.”tutupnya

Pewarta : Gun

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here