Warga Menolak Direlokasi

0
6

PANGANDARAN, (SMI).-

Luapan sungai Citanduy, akibat air kiriman dari hulu sungai yang berdampak warga Dusun Sukasari RT 38/10 dan dusun Sukajadi RT 29/09 Desa Sukanagara, menjadi langganan terendam banjir. Lahan pertanian, perkebunan dan rumah terendam. Apalagi bila hujan mengguyur akhir-akhir ini air semakin parah meluap.

Bila hujan mengguyur maka air semakin deras ke hilir hingga meluap, Tim Tagana Kabupaten Pangandaran sudah siap meluncur ke daerah-daerah yang rutin teremdam banjir. Tendapun dipersiapkan pada lahan yang tinggi. Seperti di atas tanggul. Seperti Kamis dan jumat 23 Pebruari 2018, Tim Tagana cepat menbantu warga mengungsi ke lokasi tanggul, ungkap Ketua FK Tagana Kabupaten Pangandaran kepada para Wartawan, Jumat (23/2).

Yang terkena banjir itu sekitar 80 orang ada yang mengungsi ke tenda pengungsian yang telah disediakan dan ada juga yang berhamburan tinggal sementara di saudaranya. Satu RT di Dusun Sukasari dan Dusun Sukajadi itu perumahan berada di bantaran sungai dan di bagian ruang dalam tanggul.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pangandaran H. Dani Hamdani, ketika melakukan peninjauan langsung ke lokasi, sudah beberapa kali diimbau supaya daerah tersebut untuk dikosongkan karena rawan bencana banjir. Pemerintah telah menyediakan lahan dan bangunannya bagi mereka yang berdampak banjir tersebut. Tetapi  selalu menolak. Padahal setiap hujan deras di hulu yakni di Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis dan Banjar pasti sungai meluap di hilir. Ya pasti banjir menggenangi perumahan penduduk di dua RT tersebut.

Setiap kejadian musibah banjir ini langsung dikordinasikan dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran untuk menyuplai logistik. Logistik telah disuplai ke tempat pengungsian. Tagana menbantu menyiapkan dapur umum lapangan mandiri yang dikelola warga. Ia berharap warga yang terdampak banjir itu tidak memaksakan diri tinggal di rumah yang selalu terendam banjir. Apalagi hujan masih tetap mengguyur. Terkadang dihulu hujan deras tiba-tiba air meluap di malam hari. Harus tetap waspada.**(DEDE RUHIMAT).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here