Unik & Kreatif, Kerajinan Akar Bambu Tarajusari

0
121

SOREANG, (SMI).-

Tata Rosita, pria kreatif warga Kampung Tarajusari RT 04 RW 07 Desa Tarajusari Kecamatan Banjaran berhasil menyulap akar bambu yang tidak terpakai, menjadi kerajinan unik dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Ide membuat kerajinan dari akar bambu bermula karena disekitar rumah Tata banyak tumbuh pohon bambu. Bambu yang sudah ditebang meninggalkan akar yang tidak terpakai. Banyaknya akar bambu yang dibiarkan begitu saja, membuat Tata tertarik untuk mengolah dan menjadikannya sesuatu yang memiliki nilai jual.

Untuk membuat satu kerajinan dari akar bambu, Tata mengaku membutuhkan waktu selama 3 hari. Untuk harga jual satu buah kerajinan Tata Mematok harga dari 200 sampai 300 ribu, tergantung kesulitan pembuatannya.  Untuk saat ini, Tata hanya menjual kerajinan akar bambu di disekitar rumahnya saja.

Bentuk kerajinan akar bambo bervaritif, dari mulai asbak berbentuk wajah manusia, Hewan dan lainya.

“Saya juga bisa membuat kerajinan dari akar bambu sesuai dengan pesanan, tergantung konsumen meminta seperti apa, saya akan membuatnya sesuai dengan pesanan” Ungkap Tata.

Untuk mengembangkan usahanya, Tata masih kesulitan untuk Modal dan pemasaran kerajinanya.

“Saya berharap Dinas terkait dapat membantu dan mengembangkan industri kreatif, khususnya para pengrajin” Pungkasnya.

Kasi keuangan Desa Tarajusari, Bayu S, mengatakan bahwa banyaknya akar bambu yang berada diwilayah Tarajusari bisa menjadi komoditi yang memiliki nilai ekonomis apabila diolah dengan inovatif dan kreatif.

“Kami atas nama pemerintahan Desa Tarajusari mendorong wirausaha tersebut dalam segi pengembangan kegiatan masyarakat agar lebih meningkat dan menambah penghasilan dan sebagai pelaku usaha kedepannya”. ungkapnya. (Agus Rahmat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here