UMK 2019 Jateng Naik, Kota Semarang Tertinggi Nyaris Rp. 2,5 Juta

0
21

Semarang, SMI.-

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo resmi menandatangani Surat Keputusan (SK) Upah Minimum Kabupaten/Kota untuk 35 Kabupaten/Kota yang berada di wilayah Jawa Tengah, Rabu (21/11/18).

Daftar lampiran UMK Provinsi Jateng 2019, sesuai dengan lampiran Keputusan Gubernur nomor : 560/68/th 2018, surat yang ditandatangani Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, tanggal 21 Nopember 2018 tentang upah minimum pada 35 kabupaten kota di provinsi Jawa Jengah .

Sesuai dengan PP nomor: 78 tahun 2015 terdapat 11 kabupaten kota, kemudian ada 22 kabupaten kota yang mengalami kenaikan, yaitu kisaran Rp.23.000 sampai Rp.33.404,30. UMK Kota Semarang paling tinggi, yaitu kisaran Rp. 2,498,587,53 nyaris mencapai 2,5 juta. Jadi, mengalamai kenaikan yang lumayan Rp.188.500 dari tahun yang lalu, Sedangkan untuk UMK yang paling rendah yaitu Rp. 1.610.000,00 di Kabupaten Banjarnegara.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berharap pada semua Pengusaha di kabupaten kota di wilayah Jateng, agar dalam memberikan upah minimum kabupaten kota sesuai dengan ketentuan SK yang sudah di teken.

“Apabila ada pengusaha yang memberikan upah lebih dari UMK, ya jangan di kurangilah karena sudah terlanjur memberikan lebih dari UMK. Apabila ada pengusaha yang memberikan upah dibawah UMK yang sudah disepakati, maka akan saya kenai sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku” Tegasnya. ** M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here