Uji Coba PPDB Online SMA Negeri 4 Semarang Ramai Di Kunjungi Calon Siswa

0
24
Eko Sawardi,S.Pd sedang menyampaikan simulasi uji coba PPDB online. Foto: M. Taufik

Semarang, SMI.- Jelang pembukaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online pada 1 Juli 2019, sekolah di Kota Semarang menyelenggarakan ujicoba Aplikasi PPDB online. Salah satunya SMA Negeri 4 Semarang yang merupakan salah satu sekolah negeri favorit dikota Semarang. SMA Negeri 4 Semarang menggelar ujicoba aplikasi PPDB online selama 2 hari, yaitu tanggal 12 dan 13 Juni 2019 di aula SMA Negeri 4 Semarang jalan karangrejo raya 12 A Banyumanik Semarang.

Calon Peserta didik yang baru lulus SMP ramai menyerbu sekolah tersebut untuk mengikuti simulasi serta uji coba PPDB online. Aturan dan tata tertib PPDB online tersebut disampaikan Eko Sawardi ,S.Pd salah satu Guru SMA Negeri 4 yang ditunjuk Kepala Sekolah Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu.M.Pd.

Wakil Kepala Sekolah urusan kesiswaan, Rr. Sri Lestari Fajarwati, S.Pd menuturkan, SMA Negeri 4 Semarang dalam menggelar aplikasi uji coba PPDB online selama 2 hari ini banyak diikuti calon siswa lulusan SMP, yang antusias datang ke sekolah ini meskipun yang datang rata- rata sekolah calon siswa yang masih dalam zonasi sekolah yang dipilih, namun ada juga yang datang dari sekolah di luar zonasi.

“Ini kan sifatnya baru uji coba aplikasi PPDB supaya nantinya lancara pada saat pendaftaran yang secara jadual mulai di buka per 1 juli 2019 selama lima hari. Dari pihak sekolah kami pun dalam menggelar uji coba aplikasi PPDB online membatasi jumlah calon siswa setiap harinya berkisar antara 70 sampai 74 calon siswa” pungkasnya

 

Para Guru SMA Negeri 4 yang senantiasa sabar dalam melayani acalon siswa.Foto: M. Taufik

Sistem zonasi yang diterapkan oleh Kemendikbud dalam PPDB online 2019 banyak menuai protes dari masyarakat, selain sistem zonasi juga kuota khususnya untuk anak berprestasi pada PPDB yang porsinya di nilai sangat minim hanya sekitar lima persen. Hal tersebut mendapat perhatian khusus Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam menanggapi protes masyarakat mengenai kuota bagi calon siswa berprestasi melalui jalur prestasi.

Calon siswa sedang mencoba aplikasi PPDB online di pandu panitia .Foto : M. Taufik

Ganjar Pranowo mengusulkan kepada pihak Kemendikbud untuk mengevaluasi dan mengubah  mekanisme serta aturan pada PPDB 2019.

“Banyak masyarakat menanyakan setiap harinya khususnya soal zonasi serta minimnya kuota bagi siswa jalur prestasi yang mana hanya tersedia lima persen, untuk itu kami mengusulkan untuk jalur siswa berprestasi kuota 20 persen “Pungkasnya

Pewarta : M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here