Tuntut Pembagian Lahan PT. Aburahmi, Koperasi Penukal Lestari Penuhi Panggilan Polres Muara Enim

0
7

PALI, SMI.- Tuntutan Koperasi Penukal Lestari (KPL) dan masyarakat Desa Air Itam Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terhadap PT. Aburahmi Untuk mengukur ulang lahan rupanya tidak main-main, terbukti ketika seluruh anggota Koperasi Penukal Lestari dan masyarakat penuhi panggilan Polres Muara Enim, Senin (22/7/19).

Terkait perjanjian awal PT. Aburahmi Perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit itu, yang akan membagikan lahan secara fifty-fifty/ bagi hasil kepada masyarakat yang bekerjasama dengan KPL, sampai sekarang belum juga terealisasi secara maksimal.

Menurut keterangan Adam (40) warga Desa Air Itam, PT. Aburahmi masuk dan menggarap tanah nenek moyangnya dari tahun 2006, sampai sekarang tahun 2019 sebagai penerima plasma baru menerima pembagian hasil sebesar Rp. 25.000 dan itupun di tahun 2018.

Ketua Koperasi Penukal Lestari (KPL) Ujang Ependi S.Sos Menjelaskan bahwa berdasarkan MoU 2006 lahan 50% inti- 50% plasma, lahan proporsional yang bisa ditami, kenyataannya dilapangan sangat memprihatinkan. lahan inti sekarang mencapai 1800.63 ha sedangkan plasma sebaliknya hanya  815 ha.

“Sudah beberapa tahun terakhir Perusahaan nyaris tiap hari menjual hasil panen buah kelapa sawit milik PT. Aburahmi, sedangkan masyarakat Pribumi asli Desa Air Itam, hanya dijadikan penonton” bebernya.

seyogyanya dari hasil panen buah Beberapa tahun terakhir, masyarakatpun bisa menikmati hasilnya, bukan dijadikan penonton.

“Kita tidak main-main, dalam waktu dekat kita akan undang Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang berpusat di Batam, dan sejau ini kita sudah komunikasikan dengan pihak KPPU, masalah tempat kita sudah putuskan, tinggal kita tentukan tanggal dan bulannya, tegasnya.

 

Pewarta : Sbr

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here