Tolak Pengesahan RKUHP dan UU KPK, Ribuan Mahasiswa Jebol Pagar DPRD Jateng

0
17
Ketua Korpal Mahasiswa Unnes Semarang Cornelius Sedang berorasi , Foto : M. Taufik

Semarang, SMI.- Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kota Semarang menggelar demo menolak pengesahan RKUHP dan UU KPK  selasa (24/9/2019).

Sejak pukul 09.00 massa mahasiswa berkumpul di bekas bundaran air mancur (tugu) depan kantor Telkom, sambil menunggu rombongan mahasiswa perguruan tinggi lainnya untuk bergabung.

Sekitar pukul 10.00 massa aksi demo mulai bergerak menuju Gedung DPRD Provinsi Jawa Tengah. Rombongan paling depan menggunakan mobil pick up yang berisi sound system lengkap yang dinaiki beberapa korlap mahasiswa dari BEM Unnes Semarang, yang di pimpin Cornelius sambil berorasi dan meneriakan yel yel untuk membakar semangat mahasiswa.

Semakin lama massa aksi demo semakin bertambah memadati sepanjang jalan Pahlawan yang sebelumnya di tutup oleh pihak Kepolisian kota Semarang. Demo dengan tajuk Aksi damai tolak pengesahan RKUHP dan UU KPK ini di ikuti 7 perguruan tinggi diantaranya Undip, Unnes, UIN Walisongo, Unimus ( Universitas Muhammadiyah Semarang ), Unissula, Untag Semarang serta yang dari luar ikut bergabung Unsud (Universitas Sudirman) Purwokerto di bawah komando Firdausi dan juga UKSW Salatiga.

Sementara itu, Firdausi perwakilan dari Unsud Purwokerta yang mewakili aliansi gabungan mahasiswa dalam orasinya di atas mobil meneriakan ”Yang menjadikan kita datang memenuhi  tempat ini karena Negara sedang tidak baik, dimana RKUHP yang katanya peninggalan kolonial dan ingin di revisi sebagai karya anak bangsa milenial, tapi masih berasa colonial, ini terbukti banyak pasal pasal yang mengebiri nilai demokrasi kita,” Ujarnya, sambil meneriakkan yel yel sambil membakar semangat temen temen  mahasiswa.

Mahasiswa aksi demo siap bergerak menuju ke Gedung DPRD Prov.Jateng. Foto : M. Taufik

Sebetulnya massa pendemo meminta masuk ingin bertemu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk menyampaikan aspirasinya menolak revisi RKUHP dan UU KPK. Karena pintu tidak kunjung di buka, dengan menghitung satu sampai sepuluh kali akhirnya terjadi aksi dorong mendorong,  pintu pagar tidak terelakan antara ribuan mahasiswa dengan aparat kepolisian kota Semarang dan akhirnya pintu pagar Gedung DPRD Jateng roboh.

Namun salah satu petugas keamanan menuju ke rombongan mahasiswa, dan menghimbau untuk tidak berbuat anarkis. Dia menyampaikan kabar bahwa Gubernur Ganjar Pranowo akan menemui  dan akan menyampaikan tuntutan mahasiswa yang sebelumnya ada perwakilan yang masuk untuk dialog.

Ribuan Mahasiswa masih tetap bertahan di depan Kantor DPRD Prov jateng, Foto: M. Taufik

“Saya hanya pengen adik – adik menyampaikan dengan tertib. Saya menawarkan kepada temen – temen mahasiswa keputusan di daerah akan saya sampaikan, tanpa mengurangi rasa hormat temen – temen mahasiswa yang hadir hari ini. Disini sudah kami sampaikan kepada seluruh Indonesia apa yang disuarakan temen – temen mahasiswa khususnya yang di Semarang pada hari ini ,” pungkasnya.

Pewarta : M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here