Tim Basket Putri Jateng Bertekad Cetak ‘Hattrick’ di PON Papua 2020

0
57
Ketua Umum Perbasi Jateng, Ir. Bambang Wuragil saat memberikan sambutan pada Rakerprov 2019 Perbasi Jateng di Watu Gajah Park, Desa Ngobo Wringin Putih Bergas, Semarang, foto: M. Taufik

Semarang, SMI.-

Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Tengah menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2019, di Watu Gajah Park Dusun Watugajah RT.01, RW 06 Desa Ngobo, Wringin Putih Bergas, Semarang, Minggu (20/1/19). Rakerprov yang mengusung tema Satukan langkah – Bulatkan tekad, dan Jawa Tengah kembali Berjaya di PON Papua 2020 ini diikuti 200 peserta.

Ketua Umum Perbasi Jateng, Ir. Bambang Wuragil dalam sambutannya mengatakan bahwa tim Basket Putri PON Jateng, 2 kali berturut – turut mempersembahkan medali emas pada PON Sebelumnya.

“Kami berharap PON 2020 di Papua, tim basket putri dapat mempersembahkan medali emas, sehingga bisa menciptakan Hattrick meraih medali emas 3 kali berturut-turut” Katanya.

Menurut Bambang, untuk tim Basket Putra PON Jateng sangat kuat, “Walaupun banyak yang memprediksi tim Basket Putra Jateng harus melewati Pra PON, kami memprediksi dapat medali emas, kalau tidak minimal medali perak lah,” ujarnya.

Bambang menegaskan, untuk tim Basket Putri sebetulnya saat ini prestasi kurang, akan tetapi sudah diikutkan di kompetisi Srikandi, yaitu kompetisi Basket Professional di Indonesia. Kebanyakan tim srikandi ini adalah pemain-pemain muda yang di terjunkan di PON Papua 2020.

“Kita berharap untuk menciptakan hattrick bisa tercapai, karena sudah kita persiapkan jauh – jauh hari. Sehingga di PON Papua 2020 kita bisa mencapai prestasi lagi” pungkasnya.

Ketua Umum Perbasi Jawa Tengah, Ir. Bambang Wuragil ke enam dari kiri bersama pengurus Perbasi Jawa Tengah, usai penyerahan cinderamata, Minggu (20/1/19) Photo: M. Taufik

Pada kesempatan yang sama, Ketua KONI Jateng yang diwakili Wakil Ketua Bidang Organisasi, Uwen Hartiwan mengatakan “Melihat prestasi Tim Basket Jateng ini dimana tim putri sudah 2 kali mempersembahkan medali emas, tim putri yang di proyeksikan di PON Papua 2020 masih harus mengikuti babak kualifikasi, tetapi gambarannya untuk lolos lebih besar sehingga kans untuk dapat medali emas juga lebih besar”.

Menurut Uwen, penyusunan program di tahun 2018 yang belum berjalan, dapat disempurnakan di tahun 2019 ini. Program yang dibuat KONI Jateng pada saat ini untuk menghadapi pra kualifikasi waktu ada 8 bulan yang akan disiapkan dan di biayai oleh KONI Jateng. Mulai tahun 2019, KONI Jateng sudah mengelola dana dari Pemprov, tentu saja sudah melalui persetujuan DPRD Jateng. Kalau di tahun 2018 dana masih dikelola Dispora. Oleh karena itu, dengan tugas yang berat dalam pelaksanaan PON di Papua 2020 ada breberapa kebijakan, diantaranya tidak semua team yang lolos diberangkatkan.

Uwen berharap serta menghimbau  para pelatih basket untuk memberikan semangat dan menaikkan mental atlet agar berlatih lebih gigih serta semangat yang tinggi untuk meraih prestasi di PON Papua 2020. ** M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here