Tiah Laporkan BPR Gunung Rizki Ke Polda Jateng

0
9
Dr.H.Endar Susilo,S.H.,M.H. Kuasa Hukum Tiah

Semarang,SMInews.com Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Gunung Rizki Pusaka Utama (PT. BPR Gunung Rizki) yang beralamat di jalan Soekarno Hatta Arteri Citarum No 132, Tlogosari Kulon,Kec. Pedurungan Kota Semarang, Jawa Tengah  dilaporkan nasabahnya yang bernama Tiah, warga Ungaran Timur Kabupaten Semarang ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng, Rabu ( 18/12/2019).

Kuasa Hukum Tiah, Dr.H. Endar Susilo, S.H.,M.H beserta rekannya Ricky Ananta,S.T.,S.H.,M.H. selaku penasehat hukum Tiah mengatakan bahwa Kliennya sangat dirugikan atas kejahatan Perbankan yang diduga dilakukan oleh BPR Gunung Rizki.

“Sekarang ini tanah yang diatasnya ada bangunan Alfamart seluas kurang lebih 2.490 m2 milik klien kami sudah dilelang oleh KNKPL dan sudah menjadi hak milik orang lain” papar Endar.

Menurutnya, peristiwa tersebut bermula sekitar tahun 2016, suami klien ditawari pinjaman dana oleh BPR Gunung Rizki untuk mengembangkan usahanya. Namun selang 4 bulan setelah mendapatkan pinjaman, kemudian suami klien kami meninggal dunia. Singkat kata kemudian debitur berpindah tangan kesalah satu anak klien kami yang secara ekonomi kemampuannya kurang, sehingga tidak mampu melanjutkan pembayaran angsuran ke BPR Gunung Rizki, akhirnya tanah milik klien kami dilelang oleh BPR Gunung Rizki.

“Hal ini menurut kami, diduga BPR.Gunung Rizki telah melanggar pasal 8 ayat (1) Undang Undang No 10 tahun 1998 tentang Perbankan” Paparnya.

Endar mengungkapkan, dalam Undang – Undang tersebut dijelaskan bahwa pemberian kredit atau pembiayaan bank harus mempunyai keyakinan berdasarkan kemampuan nasabah/debitur untuk bisa melunasi atau mengembalikan pembiayaan sesuai dengan perjanjian.

Lanjut Endar, Selain itu sisa penjualan lelang dari tanah milik klien kami harusnya dikembalikan ke klien kami berdasarkan batas hak tanggungan yang ditetapkan dalam perjanjian kredit sebelumnya, akan tetapi diduga BPR Gunung Rizki tidak mengembalikan sisa lelang ke klien kami. Hal ini diduga ada unsur penggelapan yang dilakukan oleh BPR.Gunung Rizki.

“Kini kasus tersebut sedang ditangani oleh unit 3, Subdit II Ditreskrimsus Polda Jateng dan sedang dilakukan pemeriksaan saksi – saksi. Pihak klien kami sudah mendapatkan surat pemberitahuan Perkembangan Penanganan Perkara dengan nomor B/86/I/ 2020/ Ditreskrimsus”tambahnya.

Endar berharap agar kasus yang diadukannya segera ditangani dengan tuntas dan terduga pelaku kejahatan perbankan segera diproses sesuai hukum yang berlaku.

Pewarta :  M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here