Tari Saman SMA Negeri 4 Semarang Tampil Memukau di Apel Kebangsaan

0
4
Tim Tari Saman SMA Negeri 4 Semarang Berdoa bersama sebelum tampil di acara Apel Kebangsaan dengan di damping Kepala sekolahnya, Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu,M.Pd

Semarang, SMI.-

Puluhan ribu masyarakat padati Kawasan Simpang Lima, mereka datang dari berbagai daerah baik dari kota Semarang maupun dari luar daerah Semarang. Mereka berbondong – bondong untuk menyaksikan kemeriahan acara Apel Kebangsaan “Kita Merah Putih” yang digelar di Simpang Lima Semarang, Minggu (17/3/2019).

Acara tersebut dimeriahkan artis – artis papan atas, diantaranya Grup band Slank, Letto, Armada, dan penampilan dari Cak Lontong serta Nella Charisma. Hal yang menggembirakan,Tim Tari Saman SMA Negeri 4 mendapat kehormatan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng untuk tampil di acara Apel Kebangsaan Kita Merah Putih. Prestasi tim tari saman SMA Negeri 4 Semarang sebelumnya sering menjuarai lomba baik di tingkat kota maupun provinsi dan juga sering diminta pihak pemprov untuk mengisi event – event yang diselenggarakan baik pemkot maupun pemprov Jateng. Tim tari saman sudah mulai go internasional, sering mendapat kehormatan juga untuk tampil di luar negeri diantaranya Negara Thailand.

Tim Tari Saman SMA Negeri 4 Semarang usai tampil di acara Apel Kebangsaan. M. Taufik

Si Ratu Jaroeh sebutan tari saman SMA Negeri 4 Semarang tampil sangat memukau dengan gerakan – gerakan dengan variasi yang indah, serta kompak membuat ribuan peserta yang  hadir menyaksikan penampilan tari saman SMA Negeri 4 Semarang berdecak kagum dan tak henti hentinya bertepuk tangan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, Acara Apel Kebangsaan Kita Merah Putih ini mrupakan suara persaudaran dan persatuan yang di kirim dari Jawa Tengah untuk Indonesia. Pesan persatuan dan kesatuan ini  adalah pesan anti hoaks, agar seluruh masyarakat menjaga akal sehat dan kebersihan hati, dengan bermodalkan ini semua maka upaya untuk memecah belah bangsa mampu diatasi dan tentunya bangsa Indonesia dapat meraihnya.

“Agar kita menggunakan akal sehat, kita gunakan pikiran serta kejernihan hati, ingat mulutmu harimau. Apel kebangsaan agar supaya kita ingat bahwa republik ini lahir sampai berdarah – darah untuk meraihnya. Oleh karena itu, kita harus menjaganya, jangan sampai kita bercerai berai,terpecah belah karena fitnah” Ungkap Ganjar.

Acara ini dihadiri TNI, Polri, Kajati, Ketua DPRD, Wagub dan juga tokoh nasional serta para ulama. Yang agak berbeda pada acara apel kebangsaan yaitu pembacaan teks pancasila yang dibacakan oleh Muhammad Hilal Fadlullah (20) seorang penyandang disabilitas asal Semarang naik panggung dengan kursi rodanya membacakan teks Pancasila .

“Saya sangat terharu, tadi sebelumnya saya terasa grogi, deg – degan, dengan baca bismillah saya baca teks, lega rasanya.” Tutur Muhammad Hilal Fadlullah.

Puncak acara ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan menikmati hidangan bersama tamu undangan yang hadir. ** M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here