Sukses Bangun Agrowisata Kopeng, Inilah Perjuangan Mbah Buang

1
51

SEMARANG, SMI.-

Agrowisata Kopeng Gunungsari yang berada di Dusun Klarar Desa Kopeng Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, meskipun belum lama dibangun akan tetapi dengan keindahan panorama yang dimilikinya menjadi daya tarik untuk dikunjungi para wisatawan.

Agrowisata ini selalu padat dikunjungi para wisatawan yang ingin melihat keindahan alam dan melepaskan penat dari rutinitas pekerjaan sehari – hari.

Kesuksesan Agrowisata Kopeng Gunungsari tidak lepas dari kegigihan dan kerja keras Slamet Buang (56) yang menjadi Owner wisata tersebut.

Untuk membuat Agrowisata Kopeng, Pria yang akrab dipanggil Mbah Buang ini mengaku tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh perjuangan yang panjang sampai sukses seperti ini.

Lahir dari keluarga yang kurang berada, membuat slamet terlatih untuk hidup mandiri dan membentuk karakter pejuang. Sambil meneteskan air mata, Slamet menuturkan, dia merintis Agrowisata ini benar – benar dari Nol.

Slamet menuturkan, ketika remaja dia pindah ke Parakan Kabupaten Temanggung, dengan bekerja sebagai kuli penambang pasir dan menumpang dirumah teman. Merasa penghasilanya tidak cukup, Slamet mulai beralih profesi menjadi penjual es keliling.

Karena di Parakan kehidupanya tidak kunjung baik, Slamet pulang ke Kopeng dengan jalan kaki ditengah malam.

Setelah memiliki istri dan dikarunia seorang putera, dirinya bekerja sebagai karyawan lepas ditempat Wisata Hutan Kopeng, sebagai tenaga kebersihan dengan upah yang sangat minim.

“Selepas saya menikah dan di karuniai putera, disitu saya coba untuk bekerja sebagai karyawan lepas di tempat wisata hutan Kopeng sebagai tenaga kebersihan dengan gaji yang sangat minim. Terima uang gaji dan tidak, sama-sama bingung “ujar Mbah Buang.

Dia bingung karena  gaji yang diterima untuk membeli kebutuhan sehari – hari tidak cukup. Tidak terima gaji juga bingung karena keluarganya juga punya kebutuhan.

Slamet pun sempat beralih profesi ikut dengan temanya jualan di Pasar Sapi Salatiga, dengan harapan bisa mendapatkan penghasilan yang lebih baik dan mendapatkan ilmu berdagang.

Mbah Buang pernah jatuh bangun dalam usahanya sampai akhir 2017, pada waktu itu dia menjadi pedagang daun tembakau, dan mengalami kerugian sebesar 1,7 M. Akan tetapi Hal itu tidak membuat dirinya menyerah dalam berusaha.

Banyaknya kegagalan dalam hidupnya, tidak membuat Slamet patah arang, dia dan putranya mencoba untuk memulai usaha wisata alam dengan bermodalkan tanah yang dimilikinya. Dia merintis usahanya dari Nol tanpa bekerjasama dengan pihak lain.

Menurut Slamet, pembangunan Agrowisata Kopeng tidak dibangun sekaligus, dia membangun secara bertahap.

“Itulah yang pertama saya buat, gardu pandang dengan tinggi 20 meter dengan bahan bambu dan tali serabut dengan proses pembuatan kurang lebih 3 bulan dan menghabiskan dana ratusan juta rupah” Ungkap Slamet sambil menunjuk Gardu Pandang.

Setelah pembangunan Gardu Pandang, Slamet membangun berbagai macam tanaman dan fasilitas lainya di lahan seluas 1,7 Ha untuk mempercantik agrowisatanya.

Wisata Gunungsari merupakan wisata bernuansa alam dengan berbagai tanaman sayuran dan  buah – buahan yang siap dipetik. Selain itu, dilengkapi dengan Resto, Camping Area, Aula dan Wahana selfie foto.

Kegigihannya dalam berusaha menjadi inspirasi bagi setiap orang, dengan  perjuangan yang panjang dan kesabaran, akhirnya usaha Mbah Buang membuahkan hasil yang manis. **Ag

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here