Sosialisasi Dapodik dan Tunjangan Profesi Guru 2019

0
28

Garut, SMI.-

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut menyelenggarakan Sosialisasi Dapodik dan Tunjangan Profesi tahun 2019, sekaligus pengarahan tenaga pendidik serta operator sekolah, diwilayah UPT Cibatu, Kabupaten Garut, di Gedung KMM (Koperasi Marga Mulia) Rabu (30/1/2019). Sosialisasi tersebut Berdasarkan surat Nomor : 005/22 –Disdik dengan peserta satu kepala sekolah, satu operator sekolah, satu orang guru  bersertifikasi pendidikan.

Sosialisasi tersebut diikuti 50 Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Cibatu  dilaksanakan dan dihadiri Plt Kadisdik, Totong, S.Pd., M.Si., Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan Cibatu Drs. H.Entib Satibi,MM.Pd., jajaran Pengawas,  Ketua PGRI, serta pembawa acara Pengurus K2S, Nur Yamin, S.Pd.MM.

K2S Nur yamin S.Pd, MM., berpesan, mengingat pentingnya sosialisasi Tunjangan Profesi dan Dapodik ini, agar semua peserta menyimak dan fokus apa yang disampaikan PLT Kepala Dinas Pendidikan sebagai nara sumber.

Dalam salah satu materinya, H.Totong mengatakan, Kriteria Penerima dan Mekanisme Penyaluran Tunjangan Profesi merupakan penghargaan kepada Guru PNSD, sebagai tenaga profesional dalam melaksanakan sistem pendidikan nasional dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

“Bertujuan untuk mengebangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, ber ilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab” katanya.

H. Totong juga menjelaskan kriteria penerima tunjangan profesi, ada 9 kriteria diantaranya, harus berstatus sebagai Guru PNSD yang diangkat oleh Pemerintah Daerah dan mengajar pada sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah yang tercatat pada Dapodik. Aktif mengajar sebagai guru mata pelajaran/Guru kelas atau aktif membimbing sebagai guru bimbingan konseling/guru teknologi informasi dan komunikasi, pada satuan pendidikan yang sesuai dengan peruntukan Sertifikat Pendidik yang dimiliki.

Selain itu, H. Totong juga memaparkan, ketentuan penerima tunjangan profesi berlaku juga bagi guru yang mengikuti program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), dengan pola Pendidikan dan Pelatihan serta mendapat izin/persetujuan  dinas pendidikan.

“Data Pokok Pendidikan (Dapodik) adalah suatu sistem pendataan yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang memuat data satuan pendidikan, peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, dan substansi pendidikan yang datanya bersumber dari satuan pendidikan yang terus menerus diperbaharui secara online” Katanya.

Ketua PGRI Cibatu Dadang Supriyadi S.Pd, mengatakan Sifat Dapodik yaitu, Data individual, yaitu data yang mendeskripsikan masing-masing entitas pendidikan. Manfaat Dapodik yaitu sebagai acuan/bahan pengambilan kebijakan bagi Pemerintah (Pusat/Daerah); Pemberian Bantuan (BOS, PIP, Sarpras, Tunjangan, dll); Pemetaan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas. **Ayi Ahmad

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here