SMPN 2 Kersamanah Menuju Sekolah Adiwiyata Nasional

0
50

Garut, SMI.-

Kepala SMPN 2 Kersamanah menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi, dan melaju untuk meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala SMPN 2 Kersamanah, Iwan Ridwan,S.Pd.

Ketika ditemui di ruang kepala sekolah, Jumat (04/01/19). Iwan Ridwan mengatakan penghargaan tersebut merupakan wujud apresiasi atas usaha yang telah dilakukan sekolahnya. Khususnya dalam upaya melaksanakan perlindungan, dan pengelolaan lingkungan selama dalam proses pembelajaran.

”Ada empat komponen yang harus dilaksanakan sekolah agar mendapatkan predikat sebagai sekolah adiwiyata. Yaitu kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan. Ini sejalan dengan visi SMPN 2 Kersamanah, yakni berprestasi, berwawasan lingkungan berdasarkan iman dan taqwa,” katanya.

Iwan Ridwan,S.Pd, mengungkapkan, perolehan predikat Sekolah Adiwiyata ini tidak lepas dari peran semua warga sekolah. Pihaknya menggerakkan seluruh guru, staf kepegawaian, dan siswa untuk bekerjasama dengan kompak menjaga lingkungan sekolah. Mulai dari dalam kelas, ruangan, halaman, dan lingkungan sekitar sekolah.

Bahkan siswa tidak keberatan, jika setiap hari secara bergantian membuang sampah. Yakni dari kelas menuju tempat pembuangan bak sampah, dan akhir di gerobak yang sudah disediakan sekolah. Sampah yang ada di sekolah sudah dibedakan antara sampah organik dengan anorganik. Tujuannya, agar ada sampah yang bisa digunakan lagi. Misalnya, sampah dari daun bisa diolah menjadi pupuk. Sementara sampah dari plastik bisa dikreasikan menjadi hasil karya seperti  hiasan yang bisa dipajang.dihalaman sekolah maupun di kelas.

Iwan menambahkan, program sekolah adiwiyata bisa terlaksana juga berkat dukungan dari Komite, Guru dan warga sekitar sekolah. Berbagai program inovasi dilaksanakan untuk mendukung sekolah adiwiyata. Sebut saja, Gerakan Pungut Sampah (GPS), penghijauan, pengurangan penggunaan plastik, dan pengelolaan sampah.

“Kami memang sangat memperhatikan kebersihan lingkungan sekaligus menjaga kesehatan sesama. Dengan adanya kebiasaan suasana bersih dan sehat, tentu proses belajar mengajar terasa lebih menyenangkan” tandasnya.

Sebelumnya, SMPN 2 Kersamanah sudah mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten pada 2016 dan Tingkat Provinsi pada 2017. Usai mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi, SMPN 2 Kersamanah  mempersiapkan diri untuk menjadi Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional.

“Kami  meraih predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat provinsi menuju Adiwiyata Nasional. Semoga penghargaan ini dapat memicu warga sekolah dan sekolah lain untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Perubahan kecil yang dilakukan untuk lingkungan sekitar akan berdampak Kelestariannya” pungkasnya.

Selain SMPN 2 Kersamanah, ada Dua sekolah lainnya yang mewakili Kabupaten Garut, yang menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi dan melaju ke sekolah Adiwiyata Nasional. Yakni SMPN 1 Malangbong, dan SMPN 2 Cikajang. **Ayi Ahmad

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here