SMAN 4 Semarang Liburkan Siswanya 14 Hari Cegah Sebaran Covid-19

0
19

Semarang,SMInews.com Usai Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengumumkan seluruh sekolah mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK se-Jateng diliburkan selama dua pecan mulai dari tanggal 16 sampai 29 Maret 2020, dan ditindak lanjuti oleh Kadisdikbud Prov Jateng melalui Surat Edaran nomor: 443.2/03928/2020 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi COVID-19 serta tentang pengaturan pelaksanaan UN/US dan KBM pada satuan pendidikan SMA,SMK dan SLB Provinsi Jawa Tengah.

Hal tersebut disikapi dan ditindaklanjuti SMA Negeri 4 Semarang dengan menerbitkan Surat Pemberitahuan dengan nomor : 421/078/2020 yang ditanda tangani kepala SMA Negeri 4 Semarang, Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu, M.Pd yang berisi :

  1. Siswa kelas X, XI dan XII belajar mandiri dirumah mulai tanggal 16 – 29 Maret 2020.
  2. Kegiatan pembelajaran dilakukan melalui system online, WA, email atau aplikasi pembelajaran lainnya.
  3. Ujian Sekolah, 16-18 maret 2020 ditunda yang waktunya akan ditentukan lebih lanjut.
  4. Kegiatan Penilaian Harian Bersama (PHB) untuk kelas X dan XI yang sedianya akan dilaksanakan tanggal 10-27 Maret 2020, ditunda pelaksanaanya.
  5. UNBK sementara masih sesuai jadwal pelaksanaanya 30 maret – 2 april 2020.
  6. Selama Kegiatan Belajar Mandiri (KBM) dirumah, diharapkan para siswa untuk tetap tinggal dirumah atau tidak melakukan perjalanan keluar kota, menghindari tempat keramaian, rajin mencuci tangan menggunakan handsanitizer dan menjaga pola hidup bersih dan sehat serta terus memantau kesehatan masing – masing dan melaporkan ke sekolah jika ada yang terindikasi.

“Meskipun seluruh siswa diliburkan selama 14 hari,  namun Bapak Ibu Guru nya tidak libur, tetap masuk bahkan di hari kedua selasa 17/3/2020 bertempat di Aula SMAN 4 dilaksanakan pembelajaran daring. Hal ini dimaksudkan disaat siswanya libur selama 2 pekan seluru guru dapat memberikan tugas atau pembelajaran melalui daring, agar ada kesamaan dalam daring tersebut” Papar Eny.

Sementara itu, Suyanto,M.Pd yang ditunjuk sebagai tutor terkait pembelajaran daring secara bersama, baik menggunaan laptop ataupun Android. kepada smi-news.com,menjelaskanya. “Kami, selaku tutor disini kepada rekan rekan guru, menyampaikan agar rekan – rekan semua menggunakan aplikasi Class Room, dimana menurut kami aplikasi yang paling mudah dan kalau dipraktekan tidak membutuhkan waktu lama, cuma hitungan menit dan  bapak ibu guru pasti bisa,” ujarnya.

Usai menyampaikan pembelajaran daring yang menggunakan aplikasi Class Room hanya memakan waktu 5-10 menit. Selesai menjelaskan cara – cara pengoperasian aplikasi tersebut dan semua peserta sudah paham dan mengerti,  lalu kegiatan berikutnya dilanjutkan dengan koreksi bersama pada Ujian Sekolah untuk 15 mata pelajaran yang sudah di ujikan, dan yang tertunda ada 7 mata pelajaran yang sedianya dilaksanakan 16-18 maret 2020, namun ada penundaan pelaksanaannya sampai pada pemberitahuan lebih lanjut.

 

Pewarta : M.Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here