SMA Negeri 4 Semarang Peringati Hari Pahlawan Ke-71

0
10

Semarang,SMI.- Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-71, SMA Negeri 4 Semarang menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan ke-71 tahun 2019 di lapangan sepak bola sekolah, jalan Karangrejo Raya No 12A, Kel. Srondol Wetan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Minggu (10/11/2019). Upacara yang diikuti 1.182 peserta didik serta 86 guru dan karyawan SMA Negeri 4 berlangsung khidmat.

Waka Humas, Dra. Ambartatik selaku Pembina upacara, dalam pembacaan sambutan Kemensos RI menuturkan, “Setiap hari pahlawan kita diingatkan kembali kepada peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Pada pertempuran tersebut rakyat bersatu padu, berjuang pantang menyerah melawan penjajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia.

Ambar mengingatkan bahwa peristiwa perang mengingatkan bahwa kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidaklah datang begitu saja, namun memerlukan perjuangan dan pegorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri. Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang tersebut hendaknya perlu terus di tumbuh kembangkan di dalam hati sanubari segenap insan warga Negara Indonesia.

“Dengan peringatan Hari Pahlawan diharapkan kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Father kita Bung Karno yang menyatakan bahwa Hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar. selain itu peringatan Hari Pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagaimana tema Peringatan Hari Pahlawan  Tahun 2019 “ Aku Pahlawan Masa Kini,” ucapnya.

Ambartatik kembali menegaskan, Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan olah siapapun Warga Negara Indonesia, dalam bentuk aksi – aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan  berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya.

Lanjut  Ambartatik, jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melaui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa, sekarang untuk menjadi pahlawan bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa, dengan cara menorehkan prestasi diberbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata Internasional. Peringatan Hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya  sampai akhir hayat.

“Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia. Jangan biarkan tangan – tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggung jawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai berai , terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik  satu sama lain. Mari kita maknai Hari Pahlawan ini dengan wujud nyata . Bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia maju. Hari pahlawan kiranya bukan hanya bersifat seremonial semata, tetapi dapat diisi dengan berbagai aktifitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhka,” ucap Ambartatik

Menurutnya dengan menjadikan diri kita sebagai Pahlawan Masa Kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini dapat teratasi. Untuk itu, marilah kita terus menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia.

“Selamat Hari Pahlawan 2019 semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan kepada bangsa Indonesia agar dapar menjaga keutuhan NKRI yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu negeri. Sekali lagi jadilah Pahlawan Masa Kini yang membanggakan negeri,’ pungkasnya.

Pewarta : M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here