Silaturahmi dan Purnabakti Paguyuban Bendahara SLBN/SMAN/SMKN KCD Wilayah XI Kabupaten Garut

0
48

Garut, SMI.- Paguyuban Bendahara SLBN/SMAN/SMKN KCD Wilayah XI Kabupaten Garut, menggelar acara Silaturahmi dan Purnabakti di Meeting room, Hotel dan Resort Laut Biru, Pangandaran 18 s.d 20 Oktober 2019.

Acara dikemas dengan apik penuh kekeluargaan, dengan tema “Bersama Menjaga Kekompakan Untuk Lebih “SMART”.  diawali dengan pembukaan, kemudian pembacaan lantunan kallam Illahi, sambutan sambutan, pemberian cindera mata, salam dan jabat erat yang diakhiri dengan Doa.

Acara Silaturahmi ini merupakan rangkaian kegiatan para bendahara yang terhimpun dalam Paguyuban Bendahara SLBN/SMAN/SMKN Kab. Garut, untuk menjalin koordinasi dan kekompakan antara bendahara sehingga kekeluargaan dan komunikasi berjalan dengan harmonis, demikian disampaikan oleh Yadi Saeful K, S.Pd., M.Pd., MCE selaku Ketua Pelaksana kegiatan  dan Koordinator Paguyuban Bendahara SLBN/SMAN/SMKN Kab. Garut.

Acara ini juga merupakan paturay tineung bagi Bendahara yang memasuki purnabakti masa tugas nya berakhir, yaitu Sepuloh bendahara SMKN 3 Garut dan Ayus Setia Yoga, B.Sc., S.Pd  Bendahara dan Sekaligus Kasubag TU SMAN 12 Garut.

Yadi Saeful K, S.Pd., M.Pd., MCE, selaku ketua pelaksana menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta yang hadir atas ketidakpuasan dalam kegiatan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua MKKS Drs. H. Cecep R. Rusdaya, M.M.Pd, yang telah berkenan menghadiri acara tersebut. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi paguyuban bendahara kab. Garut dapat dihadiri Ketua MKKS, yang juga akan memasuki masa pensiun per tanggal 1 Nopember 2019. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pihak Travel Be SMART yang telah menjadi Even Organizer (EO) acara tersebut, yang semoga kedepan dapat dapat menjalin kerjasama kembali untuk kegiatan yang akan datang.

“Pa Ayus dan Pa Uloh panggilan akrab Pa Sepuloh, merupakan figur bendahara yang tahan banting dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah, mereka selalu berkoordinasi dan berkontribusi untuk mensinergikan para bendahara di kab. Garut,” katanya.

Pada Kesempatan itu pula disampaikan kepada Ketua MKKS, agar Koordinasi dan komunikasi yang lebih intens antara kepala sekolah, bendahara dan operator lebih ditingkatkan lagi berkaitan dengan pengaanggaran di sekolah yang membutuhkan pemikiran yang solutif.

Disela-sela sambutannya sambil bercanda,  “Mudah-mudahan acara wisata Bendahara dan Operator ke depan bisa ke Pulau Bali dikondisikan oleh MKKS dengan seijin Kepala sekolah dan KCD”.Imbuhnya.

Sementara itu, sambutan dari Bendahara purnabakti diwakili oleh Ayus Setia Yoga, B.Sc.,S.Pd, yang pernah meraih predikat Ka TU berprestasi tingkat Jawa Barat sehingga mendapatkan hadiah Umroh dari Disdik Provinsi Jawa Barat.

“Saya sangat bangga dan terharu atas perhatian dan penghargaan dari rekan-rekan, terima kasih kepada  MKKS yang selama ini selalu memfasilitasi kegiatan-kegiatan kami, baik rakor maupun bimtek atau Deseminasi keuangan, “ tuturnya

Pada Pemberian Tawis Katineung kepada bendahara purnabakti, Hj. Rogayah mendampingi ketua MKKS menyerahkan cindera mata kepada purnabakti.

“kami terharu, kehilangan sosok P ayus dan P uloh sebagai rekan kerja yang selalu bersinergis dalam berbagai urusan,” katanya.

H. Cecep R Rusdaya, S.Pd., M.M.Pd selaku Ketua MKKS menyampikan sambutan terakhir pada acara malam minggu itu. “Bagi saya ada di acara ini sungguh merupakan surprise, karena tiba-tiba di undang ke acara itu, salut kepada paguyuban bendahara SLBN/SMAN/SMKN kab. Garut yang selalu kompak, selalu berpartisipasi aktif secara konstruktif dalam setiap kegaiatn, kalaupun MKKS selalu memfasilitasi kegiatan paguyuban, memang sudah merupakan peran dan fungsinya harus memberdayakan dan mengembangkan semua potensi sekolah, baik potensi siswa, GTK dan merespon aspirasi paguyuban, FORKOM atau asosiasi, MGMP dan lainnya, “ ungkapnya

H. Cecep R Rusdaya, S.Pd., M.M.Pd, menegaskan, selama ini MKKS senantiasa menciptakan sikon kerja, mengedepankan sinergitas dan kekeluargaan. Sinergitas berbalut kekeluargaan dikemas dalam filosofi sunda: “meungkeutkeun tali mimitran(menjalin kemitraan), mageuhkeun simpay katresnan (memperkokoh persatuan/kekelurgaan). “ Rekan kita ada tiga macam, ada yang tertawa dikala kita bahagia, ada teman yang menangis dikala kita berduka, ada juga teman yang tertawa ketika kita titajong sampai dia nangis saking gelinya, “ tuturnya, seraya bercanda.

Setelah musafahah acara dilanjutkan dengan doa. Acara berakhir sampai dengan pukul 22.00 WIB, setelah acara hiburan bernyanyi dan berjoged penuh kecerian, yang sebelumnya, sejak pagi mereka puas dengan kunjungan ke destinasi wisata yang ada di Pangandaran.

Pada hari Minggu pagi sebelum check out pukul 12.00, Paguyuban Bendahara menyelenggarakan Rapat Koordinasi penyelesaian LPJ rutin pertriwulan

 

Pewarta : Ayi Ahmad

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here