Sesi Debat Kandidat Pemilos SMAN 4 Semarang, Ketiga Calon Menarik dalam Adu Program

0
89
Dari kiri Kandidat no 1 Jovita, No 2 Septian dan No 3 Viera saat memaparka program kerja. M. Taufik

Semarang,SMI.- Usai memperkenalkan diri dan memperkenalkan program kerja serta visi misi masing – masing kandidat calon ketua OSIS SMA Negeri 4 Semarang dengan cara berkunjung ke tiap kelas, Panitia Pemilos 2019 Smapa melanjutkan tahap berikutnya, dengan menggelar  Debat Kandidat Calon Ketua OSIS SMA Negeri 4 Semarang periode 2019/2020 dengan tagline “ Tentukan Pilihanmu Untuk Pemilos  Smapa Yang Lebih Maju, Satu Vote Smapa Anti Golput “ yang di gelar di Aula Sekolah jalan karangrejo raya no 12A, Srondol Wetan, Kec. Banyumanik ,Kota Semarang, Rabu (23/10/2019)

Ratusan Siswa pendukung Calon kandidat memadati Aula Sekolah untuk mendukung masing masing Calon mereka, dan masing masing pendukung juga meneriakkan yel..yel..yang sebelumnya mereka persiapkan, sehingga menambah semarak dan meriahnya acara debat kandidat sebelum di mulai.

Kepala SMA Negeri 4 Semarang yang diwakili Waka Humas, Dra. Ambartatik menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan Pemilos sudah melewati beberapa tahapan, yaitu dengan menyeleksi calon kandidat sesudah memenuhi syarat dalam penetapan calon kandidat ketua OSIS, lalu kemudian melaksanakan kampanye, baru  diadakan Debat kandidat dan yang terakhir adalah pemilihan ketua OSIS dengan cara mencoblos surat suara yang sudah disiapkan dan pemilih sudah dikenalkan tata cara oleh Panitia Pemilos sebelumnya.

“Pemilos merupakan ajang bagi semua calon kandidat untuk belajar melaksanakan demokrasi, belajar untuk menyampaikan pendapat/pilihan dengan memilih calon yang diharapkan. Kalau untuk kandidat merupakan ajang untuk menyampaikan ide – ide selanjutnya dan menyampaikan program – program yang akan dilaksanakan untuk kemajuan SMA Negeri 4 Semarang ke depannya,” ujarnya

Para Panelis yang menguji kepada ke tiga kandidat dalam debat Pemilos 2019. Foto : M. Taufik

Ambartatik juga menjelaskan, bagi siswa pemilih ini merupakan ajang untuk memilih calon pemimpin yang bisa untuk membawa SMA negeri 4 lebih maju, dan belajar untuk menjadi pemilih  berdasarkan hati nurani. Bagi ketiga calon kandidat, maka ajang ini merupakan latihan yang sangat baik untuk berdemokrasi bagi calon – calon pemimpin bangsa, yang membawa Indonesia lebih unggul, tapi utamanya yang khusus adalah membawa SMA Negeri 4 Semarang menjadi SMA yang lebih baik, lebih maju dan lebih jaya sesuai dengan slogan kita Smapa Hebat dalam arti hebat segalanya.

Calon No 1 Jovita, akan menyebarkan dan mengajarkan kepada teman – teman untuk berbuat baik, membuang jauh perilaku – perilaku yang negatife atau dapat meruntuhkan SMA Negeri 4 Semarang.

“Saya akan memperbaiki diri saya agar dapat menjadi contoh teman – teman yang lain, dan tidak terpengaruh hal – hal yang negatife agar menjadikan SMA Negeri 4 lebih baik ke depannya nanti“ ujarnya.

Sementara itu, saat panelis menanyakan arti Live in kepada calon kandidat no 2, Septian menjelaskan bahwa yang di maksud live in yaitu menginap di sebuah pedesaan selama beberapa hari agar kita dapat menerapkan rasa sosial, mengikuti kegiatan yang ada di tempat tersebut mengikuti kegiatan penduduk desa setempat.

“Tetapi saya tujukan khususnya untuk kelas XI saat mengisi liburan pada waktu kelas XII melaksanakan ujian nasional, manfaatnya adalah akan mendapatkan hidup mandiri yang tertanam dalam jiwa siswa siswi SMA Negeri 4 Semarang,” Paparnya.

Perwakilan masing masing kelas hadir di aula sebagai supporter kandidat Foto : M. Taufik

Pertanyaan yang di lontarkan salah satu panelis, Umi Maratun kepada calon kandidat no 3 lebih mengutamakan ilmu apa karakter, oleh Viera calon no 3 dijelaskan, dia akan mewujudkan OSIS yang berkarakter, cerdas dan terampil maka karakter itun yang pertama, karena didalam kehidupan sosial yang dilihat karakter kita.

“Bagaimana kita berhubungan baik dengan orang lain, dengan masyarakat sekitar kita lalu karakter sangat dibutuhkan di dalam visi dan misipun tercermin didalamnya. Dalam penerapan pendidikan di sekolah karakter yang diutamakan , maka dari I karakter harus dibina   terutama sopan santun dengan teman, sopan santun dengan guru. Apalagi sekarang ini adanya degradasi moral akibat pengaruh dari pergaulan luar yang tidak baik. Oleh karena itu saya akan melaksanakan program program yang juga salah satunya membina karakter dari siswa smapa sendiri, mengutamakan toleransi, sopan santun kepada guru dan sebagainya,” pungkasnya.

Saat ke tiga calon kandidat untuk menanggapi tayangan video terkait Karhutla Palangkaraya belum padam,  ke tiga calon kandidat menaggapinya dengan jawaban masing – masing. Namun, mengarah pada esensinya dengan baik dan benar, juga terkait dengan menanggapi tayangan video politik berhubungaan dengan koalisi partai pendukung saat Pilpres pun ketiganya juga memberikan jawaban yang standar dan baik. Sehingga seluruh siswa memberikan applaus kepada ketiga calon kandidat, sekarang tinggal siswa bagaimana dalam memberikan hak suaranya dalam pemilos nantinya Kamis 31 oktober 2019, semua berdasarkan hati nurani pemilihnya masing – masing.

 

Pewarta : M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here