Seorang Guru Palsukan Tanda Tangan Kades

0
101

GARUT, SMI.-

Wahid,  seorang guru di  MA Persis melakukan pamalsuan tanda tangan Kepala Desa Mekarsari, Hal itu dilakukan untuk kelengkapan andimistrasi kepegawaian yang membutuhkan tanda tangan kepala desa.

Perbuatan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan Wahid telah melanggar Pasal 263 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP yang mengakibatkan merugikan kepala daerah dan pemerintah daerah.

Ketika dikonfirmasi, Sabtu (19/10/18) Wahid mengakui perbuatanya yang telah memalsukan tanda tangan Kepala Desa Mekarsari Juhdi.

Kasus pemalsuan tandatangan ini akhirnya diselesaikan dengan musyawarah mufakat, bersama baninsa dan kepala desa. Permintaan Maaf Wahid pun atas perbuatanya dikabulkan dalam musyawarah itu.

Menurut Kepala Desa Mekarsari, Juhdi masalah tersebut sudah diselesaikan dengan permintaan maaf, dan kasus ini harus dijadikan contoh oleh masyarakat agar mengurus izin prinsip administrasi dengan benar, dan dia berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

**Ayi Ahmad

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here