Sekda Kuningan Hadiri Rapat Evaluasi Advokasi Focal Point PUG dan Kelompok Kerja PUG

0
4

Kuningan, SMInews.com Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menghadiri Rapat Evaluasi Advokasi Focal Point PUG dan Kelompok Kerja PUG Kabupaten Kuningan tahun 2020 di Ruang Rapat Linggarjati Setda Kuningan, Selasa (4/11/2020). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kuningan, Kepala Bidang PPPA, dan para kasubag program setiap SKPD se-Kabupaten Kuningan.

Focal point Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan titik sentral perencanaan pembangunan yang merupakan respon terhadap kebutuhan masyarakat secara terpilah, yaitu kesetaraan gender menurut kebutuhan jenis kelamin, usia, dan tingkat penddikan. Hal ini sesuai dengan Permendagri Nomor 67 tahun 2011.

Didasari oleh UU 23 tahun 2014 tentang Kependudukan Daerah, Perda No 16 tahun 2013 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah, dan Perbup Nomor 29 Tahun 2018 tentang Jenis Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender, rapat evaluasi ini dilaksanakan dengan tujuan sebagai strategi pengitegrasian gender dengan menggalang kebersamaan dalam perencanaan penganggaran dalam rangka penyelenggaran pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang masih terdapat ketidaksetaraan dan ketidakadilan gender.

Melalui kegiatan ini, kepala DPPKBP3A berharap setiap SKPD dapat mengevaluasi secara menyeluruh sejauh mana program dan kebijakan pemerintah pusat, provinsi, dan daerah berpihak pada kaum perempuan dan anak-anak yang termasuk dalam 5 komponen Gender, yaitu perempuan, laki-laki, lansia, anak-anak, dan difabel.

“Mudah-mudahan setelah pertemuan ini pemerintah dapat mengkaji, membuat strategi dan melakukan advokasi perencanaan program sehingga bisa dianggarkan. Responsif gender harus diperhatikan dalam sisi penganggaran, karena persoalan ini merupakan persoalan multisektoral.” Ujar Kepala DPPKBP3A.

Dengan mensejahterakan orang lain khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, melalui Strategi Pengarusutamaan Gender (PUG), Kementrian Negara Pemberdayaan Perenpuan dan Perlindungan Anak RI memberikan penghargaan yang disebut Anugerah Parahita Ekapraya (APE).

Kepala Bidang PPPA DPPKBP3A Kuningan menyampaikan, tujuan utama penghargaan tersebut bukan untuk memberikan kemenangan ataupun kejuaraan, melainkan untuk memacu dan memotivasi pemerintah kabupaten Kuningan agar dapat berbuat banyak.

“Banyak SKPD yang telah membuat kegiatan mengenai Gender dengan penerima manfaat yang spesifik dan terperinci. Contohnya seperti ‘Pembangunan Jembatan akan bermanfaat bagi Wanita dan Anak anak’. Kegiatan tersebut merupakan contoh respons terhadap permasalahan Gender. Semoga ke depannya perencanaan akan lebih eksklusif dengan menyinggung 5 Unsur Gender yang ada.” Ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan memberikan apresiasi pada DPPKBP3A terkait dengan Pengarustamaan Gender. Menurutnya, program ini adalah suatu hal yang baik karena akan beroganisir pada indeks pembangunan manusia.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi terkait bagaimana meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak, yang pada tahun 2013 dan 2018 Kuningan pernah memenangkan Anugerah Parahita Ekapraya. Ini menunjukan kondisi kerjasama dalam pencapaian kesetaraan gender. Berkaitan dengan kegiatan tahapan proses persiapan penilaian, saya harap semua SKPD dapat bekerjasama dengan baik.”

Pewarta : Heryanto

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here