Sebanyak 3.300 Personel Gabungan Polri-TNI Siap Amankan Operasi Zebra Candi 2019

0
7
Kapolda Jateng, Irjen.Pol. Rycko Amelza Dahniel, saat diwawancarai awak media, Foto : Taufik

Semarang,SMI.- Sebanyak 3.300 personel gabungan Polri – TNI akan disiapkan untuk pengamanan dalam Operasi Zebra Candi 2019. Operasi ini untuk menciptakan suasana aman dan damai, terutama pada tempat – tempat yang dianggap rawan kecelakaan di wilayah Jawa Tengah. Hal ini disampaikan Kapolda, Jateng Irjen. Pol. Rycko Amelza Dahniel saat Gelar Apel Operasi Zebra Candi 2019 di halaman Mapolda Jateng, Rabu (23/10/2019 )

“Hari ini Polda Jateng bersama Kodam IV/Diponegoro serta Dinas Perhubungan bersama jajarannya, jasa marga, Dinas Kesehatan baru saja gelar apel operasi zebra candi 2019. Titik beratnya pelanggaran hukum terhadap berbagai pelanggaran lalu lintas, operasi ini akan berlangsung mulai hari ini 23 Oktober sampai dengan 5 Nopember 2019 ,” tutur Kapolda.

Menurutnya operasi ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kepatuhan masyarakat terhadap berbagai aturan  berlalu lintas. “Tentu saja tujuannya bahwa kita ingin meningkatkan keselamatan, keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Oleh karena itu, warga Jateng sebelum berlalu lintas untuk melengkapi administrasi perorangan seperti: SIM, STNK. Kelengkapan kendaraan seperti spion, lampu hidup nggak, semuanya harus lengkap,” Ujarnya.

Upacara apel gelar operasi candi 2019 di halaman Mapolda Jateng Foto : M. Taufik

Orang nomor satu di Polda Jateng ini juga mengingatkan untuk mengecek kelayakan dan kesiapan kebdaraan, kepatuhan terhadap berbagai aturan berlalu lintas. Hal ini untuk menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Menurut data yang ada dari Januari sampai dengan September 2019 ini, terjadi 19.296 kecelakaan, atau terjadi 71 kali kecelakaan setiap hari. Akibatnya 3.167 orang meninggal dunia atau dengan kata lain setiap hari ada 11 orang meninggal, sedangkan untuk pelanggaran cukup banyak sampai dengan 1.500 an lebih.

“Ini cukup menjadi perhatian kami dari Polda Jateng melakukan pembenahan pembenahan, evaluasi – evaluasi. kenapa masih tinggi angka kecelakaan lalu lintas. Operasi ini dilakukan untuk menekan terjadinya kecelakaan, terjadinya korban, terjadinya kerugian yang diakibatkan kecelakaan lalu lintas. Operasi ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, meningkakan keselamatan itu yang utama, disamping untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban,” papar Rycko

Rycko menekankan bahwa tertib lalu lintas merupakan budaya kita, dengan tertib berlalu lintas setidaknya bisa menekan berbagai kerugian jiwa ataupun harta benda, serta dapat menciptakan situasi kondusif semakin baik di Jateng bahkan menjelang akhir tahun, termasuk hari natal dan tahun baru 2020.

“Penyebab kecelakaan pada umumnya tidak mengikuti aturan itu faktor manusianya, terutama banyak menimpa pada roda dua. Untuk pelanggaran itu sendiri yang paling dominan melawan arus, melanggar traffic light,” pungkasnya.

Pewarta : M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here