SDN 3 Sukaluyu Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Puisi Berbahasa Inggris dan Mandarin

0
36

Garut, SMI.- Sekolah Dasar Negeri 3 Sukaluyu mengadakan acara haflah imtihan yang dipadu dengan hapalan para peserta didik mulai dari kelas Tiga sampai kelas Enam dalam rangka memperingati  Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H, Jum’at (22/11).

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala  Sekolah H. Wawan Nur Sukmawan S.Pd, dalam sambutanya dia menjelaskan bahwa kegiatan dalam memperingati Maulid ini berkat dukungan seluruh para Guru, serta orang tua wali SDN 3 Sukaluyu, kekompakan ini akhirnya juga bisa mewujudkan acara Haflah Imtihan siswa berprestasi.

Tenaga pendidik sekaligus ketua pelaksana kegiatan maulid Nabi Muhammad SAW, Ahmad Sukmara, M.Pd mengundang para Orang tua siswa, dan Ust Dani sebagai penceramah untuk memberikan tausiah kepada para siswa-siswi SDN 3 Sukaluyu.

“Sebagai tenaga pendidik juga menegakkan Rasa damai, aman sentosa, jauh dari kehancuran, karena banyak memiliki prestasi, anak-anak teladan yang senantiasa mengedepankan kualitas belajar untuk meraih prestasi, dibanding membela egonya” ucapnya.

Menurutnya, sejak lama SDN 3 Sukaluyu mengedepankan kemaslahatan Kehidupan dilingkungan sekolah, dilandasi keimanan yang kokoh dan berakhlak mulia, karena memiliki suritauladan tiada banding yaitu Nabi SAW.

“Memahami dan mengkaji perjalanan Nabi Saw merupakan suatu kewajiban bagi umat Islam. Kita harus mengkaji perjalanan Nabi Saw sejak lahir hingga wafat, pahami segala sifatnya dan metode pendidikan serta dakwahnya yang berkarakter. Keluarga dan sahabatnya juga harus dikenali secara sempurna” katanya.

Ahmad Sukmara menekankan bahwa segala hikmah yang ditebarkan Nabi Saw dapat diaplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Untuk meraih hikmahnya, coba aplikasikan pada diri dan keluarga. Contoh dorong putra- putri untuk aktif belajar untuk meraih prestasi, jadikan anak-anak pecinta Al Qur’an, menjadi Muslim moderat dan toleran.” Paparnya.

Penceramah Ust Dani,S.Pd, mengajak para hadirin bilkhusus anak-anak untuk memahami arti cinta. “Tau kah makna cinta? cinta harus difahami agar tidak salah dalam mempraktikannya. Cinta hakiki harus diamalkan oleh kita terutama mewujudkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad Saw.” katanya.

Ust Dani meminta kepada para siswa untuk menauladani nabi Muhammad SAW, dengan perjuangan,  persatuan antar umat dan saling bekerjasama dalam mensyukuri kedamaian di NKRI khususnya.

“Diantara mengaplikasikan rasa syukur di Indonesia adalah dengan mengadakan dan menghadiri acara haflah imtihan serta maulid Nabi Muhammad Saw.”ucapnya.

Acara yang berlangsung dengan penuh khidmat itu diramaikan dengan pentas puisi tentang maulid nabi Muhammad Saw dengan menggunakan bahasa Inggris dan Mandarin.

Pewarta : Ayi Ahmad

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here