Sabu 2,2 Kg dan 266 Butir Ekstasy Berhasil Diamankan Ditresnarkoba Polda Jateng

0
16
Ditresnarkoba Polda Jateng, Kombes.Pol. Wachyono,SH.MH (tengah) saat gelar perkara serta menunjukkan barang bukti di Gedung Ditresnarkoba Lt 3 Aula Mapolda Jateng, Foto : M. Taufik

Semarang,SMI.- Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jateng kembali berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika yang dikendalikan dari lapas kelas 1 Kedungpane Semarang, serta berhasil menyita seberat 2.202 gram (2,2 kg) shabu  dan 264 butir ekstasy dan mengamankan tiga tersangka berinisial LLK, VMT alias Marhen serta MR alias Memble.

Dari ketiga tersangka masing – masing dari tangan LLK diamankan 100 tablet ekstasy dan satu paket sabu di dalam plastik klip kecil dan sebuah Handphone, dari tangan VMT alias Marhen diamankan 29 paket sabu yang sudah dikemas dan siap diedarkan dengan berat seluruhnya 2.202 gram atau 2,2 kg  dan ecstasy sebanyak 166 tablet serta satu unit airsoftgun. VTM alias Marhen merupakan kurir  dari MR alias Memble, tersangka VTM akan mendapatkan upah sebesar 20 juta. Napi narkotika MR alias Memble sebagai pengendali jaringan dari dalam lapas pada tahun 2016 telah mendapatkan vonis hakim  pidana penjara selama 14 tahun 6 bulan dengan pidana denda sebesar 3 miliar dan napi tersebut sudah dua kali masuk penjara sebagai pengendali jaringan narkotika wilayah Surakarta dan sekitarnya.

Sementara itu, Kombes. Pol. Wachyono.SH.MH selaku Ditresnarkona Polda Jateng menjelaskan bahwa pengungkapan jaringan narkotika itu bermula dari pengungkapan dua kurir sabu yang bertugas mengirim barang haram tersebut kepada pembelinya.

“Awalnya ditangkap satu tersangka  berinisial LLK dengan barang bukti sabu seberat 2.2 kg dan 100 butir ecstasy,” paparnya saat gelar perkara serta pres release kepada awak media di lantai 3 Aula Ditresnarkoba Mapolda Jateng, Jum’at (6/9/2019 ) usai sholat jumat.

Menurutnya, pengungkapan kasus tersebut diawali dengan penangkapan pelaku berinisial LLK pada hari kamis 5 september 2019 pukul 13.15 WIB di rumah kostnya uang di jalan Bungur 01 No 5, RT 006 / RW 004 Kel. Punggawan .Kec. Banjarsari Kota Surakarta.

Setelah kasus dikembangkan, ternyata ternyata pelaku LLK dikendalikan oleh tersangka terpidana MR alias Memble dari lapas kelas 1 Kedungpane Semarang. Barang bukti dari ketiga tersangka yaitu dari LLK diamankan 100 tablet ecstasy, satu paket sabu, satu buah HP merk Oppo beserta sim card nya. Untuk tersangka VMT alias marhen diamankan berupa : 29 paket sabu dengan berat seluruhnya 2.2 kg, 166 tablet ecstasy, satu unit senjata air soft gun, dua timbangan digital elektrik, satu kartu ATM BCA, Hp Oppo, HP balackberry beserta kartunya.

Untuk tersangka berinisial MR alias Memble diamankan berupa: satu buah HP merk Xiaomi berikut kartunya, hasil pemeriksaan urine positif mengkonsumsi narkotika golongan 1 jenis Metamfetamina/ sabu.

Para tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotka dengan ancaman dipidana mati, pidana seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit 1 Milyar dan paling banyak 10 Milyar.

Serta dijerat dengan pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman di pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima ) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit 800 juta dan paling banyak 8 milyar.

 

Pewarta : M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here