Roadshow Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

0
13

SOREANG, SMI.-

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung, dalam dua minggu ini melaksanakan road show sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di enam titik, yakni Kecamatan Nagreg, Banjaran, Ciparay, Majalaya, Soreang dan Cimenyan.

Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Bangsa, Aam Rahmat, S.Sos, M.Si

Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Bangsa, Aam Rahmat, S.Sos, M.Si mengatakan sosialisasi tersebut berdasarkan Permendagri nomor 21 tahun 2013, bahwa salah satu fungsi dan tugas Kesbangpol adalah melaksanakan sosialisasi tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Menurut Aam, tiap tahun Kesbangpol melaksanakan sosialisasi. Dalam dua minggu ini ada delapan titik dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung menjadi tujun sosialisasi.

“Kalau di Kecamatan Rancaekek dan Cicalengka sudah dilaksanakan sebelum bulan puasa, sedangkan di enam titik lainya dalam dua minggu ini dilangsungkan. di Nagreg, Banjaran, Ciparay, Majalaya, dan terakhir di Cimenyan,” kata Aam pada acara sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di Yayasan Yamisa Soreang, Kamis (23/8).

Lebih lanjut, Aam menerangkan bahwa dalam sosialisasi tersebut pihaknya mendatangkan narasumber sesuai tema yang disampaikan dalam sosialisasi. Narasumber yang didatangkan diantaranya; dari sudut pandang secara umum narkotika dan dampak-dampaknya didatangkan narasumber dari BNN Jawa Barat, pencegahan penyalahgunaan narkoba dengam hukumnya didatangkan narasumber Sat Narkoba Polres Bandung, narkoba dari aspek kesehatan didatangkan narasumber dari Dinas Kesehatan, narkoba dari  aspek agama didatangkan narasumber Ketua MUI Kabupaten Bandung, dan narasumber penggiat anti narkoba.

Peserta sosialisasi dari kalangan pelajar SMA, dalam tiap titik lokasi berjumlah 100 orang peserta. Diikutsertakannya kalangan remaja, menurut Aam, karena berdasarkan data dari Satnarkoba Polres Bandung maupun BNN kalangan remaja punya peran dominan dalam penyalahgunaan narkoba.

Dengan demikian, kata Aam harapan kedepan para remaja tersebut menjadi penggiat anti narkoba, dan dengan pengetahuan dari sosialisasi tersebut dapat menjadi bekal untuk menyampaikannya pada teman-teman, keluarga, maupun lingkungan.***(Aa/Yat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here