Resmikan Ormas Expo 2019, Drs. Lutfi, M.Si : Jumlah Ormas di Indonesia ada 417.824

0
43
Ketua FKSB Kota Semarang H. AM. Jumai saat menyampaikan laporan ormas expo 2019 di Hall Java Mall Semarang. Foto : M. Taufik

Semarang, SMI.- Badan Kesbangpol Kota Semarang bekerja sama dengan Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) menggelar Ormas Expo 2019 di Hall Java Mall Jalan Taman Sompok, Lamper Lor, Kec. Semarang Selatan Kota Semarang.

Acara yang digelar dari hari Rabu 10 Juli sampai dengan 14 Juli 2019 ini merupakan acara tahunan, dan gelaran di tahun ini merupakan yang kedua kalinya yang diikuti 30 stan Ormas yang sudah lolos seleksi.

Ketua Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) H. AM. Jumai yang juga Ketua Panitia Ormas Expo, dalam sambutannya mengatakan bahwa ormas yang berada di Kota Semarang ini jumlahnya ada 120 ormas.

“Ormas Expo 2019 yang kita selenggarakan ini merupakan yang kedua kalinya, dan ini tercatat di Kemendagri, se Indonesia baru ada di Semarang Ormas Expo ini,” ucapnya.

Menurutnya Ormas Expo ini bisa dikembangkan, karena keterbatasan fasilitasi dana dari 120 ormas  hanya 30 stan ormas yang bisa tampil, itupun seleksinya luar biasa tidak asal tunjuk, tetapi sebelumnya ada proses seleksi yang memakan waktu 2 sampai 3 bulan, dan mengerucut menjadi 30 ormas dan LSM.

Jumai menjelaskan maksud dan tujuan ormas expo 2019 untuk mempersatukan ormas dan untuk bergerak bersama membangun Kota Semarang.

Direktur Ormas Kemendagri, Drs. Lutfi, M.Si saat meresmikan Ormas Expo 2019 dengan di tandai pemukulan kenthongan di Hall Java Mall Semarang, Foto : M. Taufik

Sementara itu, Direktur Ormas Kemendagri RI. Drs. Lutfi. M.Si menuturkan merasa bangga dan bersyukur ada peran ormas di tengah – tengah masyarakat. “Saya setiap hari selalu update ormas dua kali yaitu jam 12.00  dan jam 17.00 sebelum pulang dari kantor. Sampai dengan hari ini jumlah ormas yang ada di Indonesia sebanyak 417.824 ormas, kalau sesuai dengan peraturan perundang – undangan untuk memdirikan ormas minimal 3 orang (Ketua, Sekretaris dan Bendahara)  kalau kita kalikan 3 saja jumlah anggota dalam ormas  se Indonesia saja sudah berapa “ tuturnya.

Lutfi menyambut gembira karena Kota Semarang dapat bersinergi dengan ormas. Karena peran ormas di era kekinian tidak menafikan dan banyak sumbangsihnya dan banyak juga pembinaan – pembinaan yang harus dilakukan terhadap ormas.

Pada kesempatan yang sama, Asisten II Walikota Semarang Dr. Widoyono dalam sambutannya mengatakan, “Pemkot sangat welcome mengapresiasi Ormas Expo 2019, dan event ini merupakan sesuatu yang langka. Bangsa yang berketahanan itu bukan pemerintah yang kuat itu bukan tetapi masyarakat yang kuat. Pemerinah yang kuat tanpa masyarakat yang kuat akan roboh, sehingga sungguh sangat relevan kalau kita sangat mensupport dimana para ormas itu bisa mandiri.” Ucapnya.

Menurutnya, ormas yang mandiri akan menopang ketahan kota maupun ketahanan Pemerintah. Salah satu yang membuat ormas mandiri adalah ormas harus menopang dirinya sendiri bukan seperti ormas zaman dulu, ada ormas plat merah tetapi sekarang bukan eranya lagi.

Widoyono menambahkan, di revolusi industry 4.0 namanya era distriksi penghancuran besar -besaran contohnya toko – toko retail banyak yang sudah tutup, penjaga gardu sudah tidak ada lagi, didalam revolusi industry rejeki berserakan kemana – mana.

“Saya ambilkan contoh di dalam revolusi industry ada yang namanya internet of thing semuanya serba internet seperti membikin youtube, membikin blog, membikin web menawarkan produk produk melalui instagram,” pungkasnya.

Turut hadir pada acara ormas expo 2019 diantaranya Kasdim 003 BS, Kasat Intelkam Polresta Semarang, kadis Kesbangpol kota semarang, Ketua FKSB kota semarang H.AM. Jumai, Asisten II walikota semarang.Dr.Widoyono,Ketua PC.NU Kota Semarang KH. Anasom, PD Muhammadiyah KH. Fahrurrozi.

Pewarta : M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here