Rehab SDN 5 Ketanggungan Diduga Abaikan Aturan

0
17

Brebes, SMI.- Pemerintah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019 mengucurkan dana dari APBN guna meningkatkan mutu sarana dan prasarana pendidikan. “Kabupaten Brebes Jawa Tengah  adalah penerima anggaran DAK rehab terbesar se Indonesia” tutur Sarmian, M.Pd Kasi Sarpras Dindikpora Kab. Brebes.

Menurutnya lebih dari 500 sekolah di Kabupaten Brebes yang menerima Dana Alokasi Khusus (DAK).

Namun, DAK yang sejatinya digunakan untuk meningkatkan mutu sarana dan prasarana pendidikan dalam realisasinya ada saja oknum yang mengabaikan aturan dalam pengelolaan Dana tersebut.

SDN 5 Ketanggungan salah satu sekolah di Kabupaten Brebes yang menerima DAK diduga  melanggar aturan, karena disinyalir Kayu yang digunakan tidak sesuai RAB dan Tidak melibatkan P2S serta Komite Sekolah.

Saat di konfirmasi, Kepala SDN 5 Ketanggungan Runingsih, S.PD.SD mengatakan bahwa semua sudah sesuai dengan RAB dan diawasi TP4D.

Sementara itu, menurut Pengakuan P2S Sadyah, S. Pd yang belanja material untuk rehab adalah suaminya Kepala Sekolah yaitu Ahmad.

Diduga ada persekongkolan antara Kepala Sekolah dengan suaminya, karena Ahmad tidak terlibat dalam struktur apapun, kecuali sebagai suami Runingsih.

Runingsih berdalih bahwa dia menggunakan jasa suaminya karena tidak ada guru yang tau terkait dengan bangunan.

Ditempat terpisah, Komite SDN 5 Ketanggungan Abdul kholik mengatakan bahwa dia tidak tahu menahu terkait Dana Alokasi Khusus tersebut.

“Saya selaku komite hanya mendengar mas tapi tidak tau, dana dari mana jumlahnya berapa sama sekali saya selaku komite tidak diberitahu” tutur Abdul kholik.

Menurut pengakuanya, dia hanya pernah diberitahu bahwa SDN 5 Ketanggungan bakal dapat rehab, selebihnya dia tidak diberitahu lagi.

 

Pewarta : Naga

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here