Puskesmas Kadipaten Laksanakan Rapid Test, 88 Orang Negatif Covid-19

0
12

Tasikmalaya, Sminews.com Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, Kepala Puskesmas Kecamatan Kadipaten H. Aep Saepudin melaksanakan rapid test kepada 88 perwakilan dari tiap instansi yang ada di Kecamatan Kadipaten.

Pelaksanaan Rapid test ini merupakan tahap ke dua dan akan terus berlanjut sampai benar – benar Kadipaten ada di titik aman dari Virus. 88 orang terdiri dari masing masing perwakilan sudah di nyatakan Negatif dan aman dari virus.

H. Aep Saepudin bersyukur karena masyarakat Kadipaten yang telah mengikuti protokoler kesehatan yang di tentukan. Sehingga Kadipaten termasuk daerah yang bersih, dan aman dari Virus corona dengan status berada di zona hijau. “Ini semua berkat kerjasama Muspika setempat, mulai dari Kapolsek Kadipaten, Koramil, Camat Kecamatan Kadipaten, Tokoh masyarakat dan masyarakat yang ikut mengawal untuk penjagaan penularan covid-19” ucapnya.

“Alhamdulillah sampai hari ini di Kadipaten tidak ada yang tertular virus tersebut. Meskipun demikian, kita tidak boleh lengah. Sehingga kami pihak puskesmas terus melakukan rapid test kepada warga dari perwakilan masing masing Desa” tambahnya.

H. Aep juga tetap menganjurkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, cuci tangan dengan sabun wajib di biasakan, agar terhindar dari virus yang saat ini menggerogoti Masyarakat Indonesia pada umumnya.

Sementara itu AKP Erustiana selaku Satgas Covid -19 mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong Dinas Kesehatan, dalam hal ini Puskesmas Kadipaten apa yang dilaksanakan pihak puskesmas dalam rangka mencegah Covid 19.

“Kami terus bekerjasama dengan Kepala Puskesmas untuk mengantisipasi penularan virus corona ini. Seperti apa yang sekarang dilaksanakan yaitu Rapid test dengan tujuan mengantisipasi adanya warga yang tertular. Hal ini di lakukan untuk mengecek apakah dari perwakilan tiap intansi ini ada yang positif atau tidak. Jadi tes kesehtaan ini akan mempercepat memotong mata rantai virus corona ini, sebab dengan rapid test siapapun akan ketahuan jika dari salah satu warga perwakilan ini ada yang positif” ucapnya.

Menurutnya, Tes SWAB ini akan mempercepat untuk mengetahui positif atau tidak nya dari mereka yang melaksanakan swab, Jika ada yang positif akan lebih cepat pula di tangani. Sebagai Satuan Tugas Covid-19 pihaknya sudah melakukan beberapa cara untuk mengantisipasi penularan virus Corona ini, seperti penyemprotan ke rumah – rumah warga se Kecamatan Kadipaten, membagikan ribuan Masker secara gratis kepada Masyarakat dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan bersama Muspika Kecamatan Kadipaten.

“Alhamdulillah sampai Hari ini Kecamatan Kadipaten tergolong Kecamatan yang bersih dari virus corona alias zona hijau. Ini atas kerjasama yang baik antar intansi Pemerintah, Tokoh masyarakat dan seluruh elemen yang ada di Kecamatan Kadipaten. Rapid tes ini dilaksanakan untuk yang ke dua kalinya, dengan harapan masyarakat Kadipaten tetap terjaga kesehatanya dan terhindar dari covid 19. Mari kita tetap bersatu dan bergandeng tangan untuk mengantisipasi agar virus ini tidak masuk ke wilayah Kadipaten. Dengan bersatu insha Alloh kita akan terhindar dari penularan Virus corona ini” Ucap Kapolsek.

Hal senada dikatakan Camat Kadipaten. Drs. Asep Noertjahyo, M.Si. pihaknya mengaprisiasi rapid tes yang dilakukan Puskesmas Kadipaten karena ini salah satu cara terbaik dan tercepat dalam mengantisipasi penularan virus corona.

“Alhamdulillah selama ini kerjasama kami pihak Kecamatan dan Kapolsek, Koramil, Puskesmas terus bergandeng tangan dalam rangka mengantisipasi penularan virus Corona ini. 88 orang yang sekarang di test rapid merupakan perwakilan dari tiap intansi yang ada di Kecamatan Kadipaten, dengan tujuan untuk mencegah sekaligus mencari tahu apakah dari warga perwakilan ada yang positif atau tidak, tapi alhamdulillah seluruh warga dari perwakilan tidak ada yang positif alias aman dari virus” jelasnya.

Drs. Asep Noertjahyo, M.Si  juga mengatakan bahwa semua harus tetap waspada dengan melakukan cek and ricek kalau ada pendatang dari luar Kadipaten, apalagi jika tamu tersebut datang dari zona merah. Untuk mencegah hal itu, Pihaknya sudah memberdayakan Kepala Desa dan aparatnya untuk melakukan pencegahan dengan melibatkan Kepala wilayah, RW dan RT di tiap kampung untuk melakukan pemeriksaan kepada tamu yang datang.

“Alhamdulillah berjalan sesuai harapan, sehingga sampai Hari ini Alhamdulillah Kecamatan Kadipaten termasuk zona hijau. Mudah – mudahan situasi ini tetap kondusif dan tetap aman dari virus. Meskipun demikian, kita tidak boleh lengah dengan keadaan. Sebab kita harus waspada apa yang di sebut OTG alias Orang Tanpa Gejala, di mana berawal dari ODP Orang Dalam Pengawasan. Makanya kita harus tetap waspada dan jaga kesehatan masing – masing. Kita harus takut dengan orang yang kelihatanya sehat secara fisik, padahal bisa saja dia membawa virus sehingga kita bisa kerepotan jika tertular. Mari kita jaga kesehatan dan patuhi protokoler” Pungkasnya.

Pewarta : HS

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here