Program Swasembada Air Membuka Peluang Peningkatan Kesejahteraan Petani

0
27

Garut, SMI.- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Dirjen Sumberdaya Air berupaya memenuhi kebutuhan penyediaan air bagi kawasan pertanian. Ini melalui pemeliharaan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi kecil di bawah 150 hektare (ha), irigasi tersier dan irigasi desa.

Kegiatan tersebut dilakukan melalui program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dengan cara Pemberdayaan Petani Pemakai Air (P3A) atau Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) atau induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

“Pada program ini, Harapan Ketersediaan air Suasembada membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani. Sinergitas pemerintah daerah dan pusat melahirkan petani diguyur program pemerintah, yang dilakukan tidak hanya membangun fisik saluran irigasi, tetapi juga pemberdayaan masyarakat” tegas Hilman Yudistira Koordinator pengusung program, kepada wartawan Suara Metro Indonesia, Kamis (29/8).

Hilman juga mengucapkan terimakasih kepada Anggota DPR RI dari F Gerindra, Subarna dan Bupati beserta wakil Bupati, serta Dinas Kabupaten Garut yang telah menggelontorkan program P3-TGAI. Program tersebut merupakan salah satu program pembangunan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) yang harus tetap diprioritaskan pada tahun 2019, karena menyentuh langsung kebutuhan publik.

Program P3-TGAI ditargetkan tersebar di lokasi kabupaten Garut titik wilayah sungai. Dana yang disiapkan mencapai miliaran. Salah satu wilayah yang memiliki antusiasme tinggi untuk melaksanakan program ini.

Sedangkan pada tahun 2019, jumlah lokasi P3-TGAI direncanakan lebih banyak lagi menjadi Ratusan titik, dengan estimasi biaya cukup besar.

P3-TGAI dilaksanakan secara swakelola, melalui pemberdayaan dan partisipasi aktif masyarakat. Adapun anggaran yang dialokasikan untuk tiap kawasan adalah sebesar Rp 195 juta dengan proporsi 90% untuk pembangunan fisik dan sisanya untuk pendampingan oleh P3A.

 

Pewarta : Ayi Ahmad

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here