Polres Sumedang Musnahkan Barang Bukti Narkotika

0
30

Sumedang, SMI.- Kamis (3/10), Polres Sumedang memusnahkan barang bukti berupa sabu seberat 392,07 gram dan 142 bungkus kopi penambah stamina terlarang dari berbagai merk hasil pengungkapan kasus selama dua bulan terakhir.

Kapolres Sumedang Hartoyo, S.I.K., M.H mengatakan, pemusnahan barang bukti tersebut merupakan itikad Polres Sumedang beserta Kejaksaan Negeri dan Pemerintah Daerah untuk memerangi peredaran gelap Narkoba dan barang-barang yang berbahaya lainnya di Kabupaten Sumedang.

“Saya harap momentum ini kita gunakan untuk memerangi segala bentuk peredaran Narkoba dan minuman keras serta barang-barang terlarang di Kabupaten Sumedang. Selain itu, dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh stakeholder sudah sangat baik untuk menggelorakan perang terhadap Narkoba,” ucapnya di halaman Mako Polres Sumedang usai pemusnahan.

Masih menurut Kapolres, terkait dengan Kopi Cleng yang sempat menghebohkan masyarakat beberapa waktu yang lalu, didapatkan informasi, pabrik kopi tersebut berada di Cilacap Jawa Tengah dan sudah ditutup oleh Bareskrim Polri. Pihaknya juga sudah melakukan razia ke pasaran untuk memastikan Sumedang sudah ‘clear’ dari peredaran Kopi Cleng ini.

“Alhamdulillah Sumedang dipastikan aman setelah kami melakukan razia. Kita juga menghimbau kepada masyarakat, jangan pernah mencoba mengkonsumsi minuman yang tidak medapat izin layak dikonsumsi dari Kementerian Kesehatan atau BPOM,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan yang ikut memusnahkan barang bukti tersebut berharap dengan dilakukannya pemusnahan tersebut tidak ada lagi peredaran Narkoba di Kabupaten Sumedang.

“Kita terus kampanyekan kepada para generasi muda jangan pernah mencoba Narkoba. Karena sekali mencoba, akan rusak masa depan generasi muda,” ujarnya.

Menurut Wakil Bupati, bahaya Narkoba saat ini sudah merambah ke desa-desa, pemerintah harus berupaya mencegah sedini mungkin.

“Kita akan kerjasama dengan BNN dan Kepala Desa, untuk memberikan pemahaman tentang bahaya Narkoba. Seharusnya dengan hukuman berat kepada para tersangka dapat membuat jera. Masyarakat juga dihimbau untuk melapor jika ada orang tidak dikenal di lingkungan masing-masjng dan lakukan interogasi,” pungkasnya.

Pewarta : Y. Rusmana

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here