Polres Magetan Berhasil Mengamankan 1 Unit Kendaraan Truk Bermuatan Miras

0
317

Magetan,SMInews.com Satu unit truk berisi puluhan jerigen minuman keras diamankan Polres Magetan saat melakukan razia kendaraan di Jalan Ruas tol Ngawi-Madiun, tepatnya sebelum Rest Area KM-597 A yang termasuk wilayah Desa Sukowidi, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Kamis (08/10/2020). Truk tersebut yang berasal dari Bekonang menuju wilayah Kabupaten Madiun. Pengemudi beserta truk tersebut kini sudah diamankan.

Truk tersebut berisi kurang lebih 90 jerigen. Hasil pemeriksaan, ditemukan benda mencurigakan ternyata itu miras.

“Bahwa setelah kita selidiki truk tersebut bermuatan minuman keras berjenis arak, ada 3 tersangka dalam kasus ini, yakni saudara yang berinisial AR, DI, serta ES yang semuanya dari Madiun” ujar Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana SIK dalam konferensi persnya, Jum’at (16/10/2020).

“Menurut keterangan, tersangka mengaku membeli sedikitnya 90 jerigen yang diduga berisi minuman keras jenis arak jowo, sebanyak kurang lebih 2.700 liter, masing-masing jerigen tersebut ia beli dengan harga RP.250.000 per jerigen nya, sehingga seluruh total nya ia membeli dengan harga Rp.22.500.000, ini di dapatkan dari daerah Bekonang Jawa Tengah .Mereka ini juga mengaku akan menjual dan mengedarkan ke wilayah Madiun dan sekitarnya, dengan harga per jerigen nya (berisi kurang lebih 30 liter) di hargai Rp.385.000 ” tambahnya.

Lebih lanjut Kapolres Magetan menuturkan, adanya minuman keras seperti ini merupakan salah satu sumber dari gangguan Kamtibmas, dari minuman keras inilah kadang-kadang gangguan Kamtibmas bermula dari masyarakat yang mengkonsumsinya.

Dari ke-tiga tersangka ini akan di kenakan pasal 204 ayat (1) KUHP, Ancaman hukuman penjara selama-lamanya 15 (lima belas) tahun. Yang di duga memiliki, menjual, menawarkan, menerimakan atau membagi-bagikan barang, sedang diketahuinya bahwa barang itu berbahaya bagi jiwa atau kesehatan orang,dan berbahaya itu di diamkanya.

Pewarta : Gun

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here