Peringati HUT KORPRI Ke-48, Guru SMAN 4 Semarang Menjadi Peserta dan Petugas Upacara

0
28
Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu,M.Pd Saat membacakan sambutan, Foto : M. Taufik

Semarang,SMI.- Dalam rangka memperingati HUT Korpri Ke-48 Tahun 2019, SMA Negeri 4 Semarang menggelar upacara peringatan Hari Korpri di Lapangan Basket depan halaman sekolah, Jalan Karangrejo Raya No 12A, Srondol Wetan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (29/11/2019).

Yang menarik dalam upacara peringatan ini, yaitu baik peserta upacara maupun petugas upacaranya semua guru SMA Negeri 4 Semarang. Ini sudah dilakukan setiap tahunnya dan tidak mengambil jam pelajaran, maksudnya bahwa khusus pelaksanaan upacara peringatan hari Korppri ini dimulai pukul 0.6.00 sampai dengan pukul 06.45 sehingga pada saat pelajaran dimulai tidak mengganggu. Bahkan untuk tahun 2019 ini, bersamaan dengan pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) semester ganjil ini justru waktunya lebih panjang.

Lebih menarik lagi khusus petugas upacara, 90 persen guru – guru muda non ASN, mulai dari pengibar bendera, pembacaan teks Pancasila maupun pembacaan teks UUD1945, pembaca doa, dirigen lagu Mars Korppri maupun pengiringnya. Kecuali Inspektur upacara dan komando.

 

Kepala SMA Negeri 4 Semarang, Dra. Wiji Eny Ngudi rahayu,M.Pd dalam Pidato sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi – tingginya kepada segenap keluarga besar KORPRI yang sudah dan tengah mengemban tugas, mengemban tanggung jawab, serta mengemban pengabdian Negara, kepada bangsa, dan kepada rakyat di seluruh penjuru tanah air dan dunia.

Menurutnya, sejak pertama kali berdiri, KORPRI sebagai satu satunya wadah bagi Pegawai Republik Indonesia selalu berupaya terus – menerus dalam meneguhkan fungsinya sebagai perekat dan pemersatu bangsa, menjaga netralitas dan hanya berkomitmen tegak lurus terhadap kepentingan bangsa dan Negara.

“Sejalan dengan berlakunya Undang – Undang Aparatur Sipil Negera, KORPRI siap bertransformasi menjadi bagian integral dari pemerintahan yang berperan menjaga kode etik dan standar profesi, mewujudkan jiwa kors sebagai pemersatu bangsa, memberikan perlindungan hukum serta mengemban kesejahteraan anggota,” Ujarnya.

Tema peringatan HUT KORPRI Tahun 2019 ini adalah  “ KORPRI : Berkarya, Melayani dan Menyatukan Bangsa”. Maka dari itu, upaya untuk memnerikan yang lenih baik kepada masyarakat, bangsa dan Negara harus selalu ditingkatkan.

Eny menuturkan, peringatan HUT Ke-48 KORPRIN Tahun 2019 bertujuan untuk mengajak anggota KORPRI di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kinerja terutama di bidang pelayanan publik, meningkatkan semangat profesionalitas seluruh PNS, memantapkan fungsi organisasi KORPRI sebagai perekat pemersatu bangsa, memantapkan netralitas seluruh anggota, meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, meningkatkan kepedulian sosial dan lingkungan dalam bentuk kegiatan olah raga, bakti sosial, penghijauan,pembinaan mental/rohani , pertemuan ilmiah, kegiatan lomba lomba.

Petugas upacara guru guru non ASN yang masih muda muda. Foto : M. Taufik

Pesan Presiden kepada seluruh anggota KORPRI lanjut Eny, pemberantasan praktik korupsi dan pungli,peningkatan kualitas pelayanan public, ketika bicara tentang memenangkan kompetisi global dengan ,pelayanan publik yang prima, maka sesungguhnya anggota KORPRI berada di garis depan perjuanagn. Agar Indonesia bisa menjadi bangsa pemenangdalam era kompetisi global, maka rakyat membutuhkan anggota KORPRI yang disiplin, anggota KORPRI yang bertanggung jawab, yang berorientasi kerja, Segera tinggalkan pola pikir masa lalu seperti ego sektoral, mental priyayi, mental penguasa, mentak koruptif yang hanya terpaku pada  formalitas belaka.

Eny mengatakan, fokuskan energy pada intisari dari pelayanan public yaitu memberikan pelayanan terbaik, kepada rakyat dan masyarakat. Untuk itu setiap anggota KORPRI haruslah menjadi aset bangsa, yang menjadi bagian solusi bangsa, dan bukanlah bagian dari masalah bangsa.

“Artinya teruslah melakukan inovasi inovasi agar pelayanan public bisa makin murah, makin cepat, makin baik. Hilangkan berbagai kendala yang dapat mengurangi produktivitas dan menghambat percepatan laju pembangunan nasional. Dirgahayu KOrs Pegawai Republik Indonesia… KORPRI Maju Terus “ pungkasnya.

Pewarta :  M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here