Pergantian Kapolres Magetan, Masih Ada Kasus Korupsi dan Pembuangan Bayi yang Belum Terselesaikan

0
10

Magetan, SMI.-

Pergantian Kapolres Magetan Jawa Timur masih menyisakan kasus korupsi dan pembuangan bayi yang belum terselesaikan oleh AKBP Muslimin, S.I.K. AKBP Muslimin sendiri akan menempati posisi baru sebagai Kapolres Kabupaten Sumenep, sementara Kapolres Magetan akan diisi oleh AKBP Muhammad Riffai S.H, S.I.K,M.H.

“Perkara tindak pidana korupsi yang sampai saat ini belum P21, semoga dengan kepemimpinan beliau Muhammad Rifai yang kita tahu bahwa beliaunya di KPK 10 tahun itu bisa dibereskan sehingga dalam waktu tidak terlalu lama bisa dibereskan,” ujarnya Kamis (15/11/2018).

Pasca serah terima Jabatan yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Polres Magetan, Kapolres Magetan AKBP Muhammad Rifai mengatakan, dirinya akan secepatnya beradaptasi dengan anggota Polres, lintas instansi serta masyarakat. Hal ini mengingat waktu pelaksanaan Pemilu sudah mulai dekat.

“Harus beradptasi secara cepat, semuanya berkoordinasi dengan baik antar instansi, angota, pemda, tokoh masyarakat, apalagi ini sudah dekat dengan pilpres. Program selanjutnya yang telah dilakukan pak Muslimin insyaallah akan kita lanjutkan,” katanya.

Haisl Pantauan Suara Metro Indonesia, penanganan kasus dugaan korupsi BLH Kabupaten Magetan masih P18. Ditemui terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan Atang Pujianto mengatakan, berkas kasus dugaan korupsi yang ditangani pihak kepolisian masih memiliki kekurangan formil dan materiel.

“Di kepolisian ada satu kasus Korupsi di BLH dengan 3 tersangka. Kita P 18, kita kembalikan belum ada tindak lanjut. Kita kembalikan terkait formil dan materiel,” ucapnya.

Satu kasus yang ditangani kepolisian Resor Magetan yang menjadi sorotan warga adalah kasus penemuan mayat bayi di dalam bagasi bus antar kota antar provinsi pada pertengahan Bulan Oktober lalu. Hingga saat ini, kepolisian Resor magetan belum mengetahui siapa pelaku yang tega membuang mayat bayi ke dalam bagasi bus antar kota antar provinsi tersebut. **Ton

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here