Penghasilan Menurun Imbas Rekayasa Jalur Angkutan, DPC Organda Lakukan Audiensi Bersama Wakil Bupati Sumedang

0
89

Sumedang, SMI.- Rekayasa lalu lintas di Jalan Tampomas yang sudah disahkan Perbup 109, membuat penghailan Kelompok Kerja Unit (KKU) 03 dan 07 turun drastis. Oleh sebab itu, Ketua DPC Organda Sumedang Dicky Suharto beserta pengurus Kelompok Kerja Unit (KKU) Angkutan 03 dan 07 mengadakan audensi dengan Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan, S.E,  di Gedung Karembi Lantai 2 IPP Pemda Sumedang, Senin (25/11/19). Audiensi juga dihadiri langsung Kadishub Sumedang Surrys Laksana Putra dan Kabid Angkutan Orang Risyana.

Dalam pemaparannya, Wakil Bupati Erwan Setiawan mengatakan pihaknya sangat mengerti keluh kesah dan  keinginnan dari pihak pengurus KKU 03 dan KKU 07, dengan adanya penurunan penghasilan untuk driver maupun pemilik atau pengusaha angkutan sebagai imbas dari program rekayasa jalur angkutan Pemda Sumedang yang sudah berjalan kurang lebih 7 bulan

Rekayasa angkutan dalam kota yang semula angkutan umum jurusan 03 dari Bundaran Alamsari – Jln. Mayor Abdurahman – Perapatan Ojolali 1 – Taman Telor . Sekarang, dari Bundaran Alamsari – Perapatan Ojolali – Jln. Tampomas bersama angkutan umum 07 yang semula cuma angkutan umum 07 saja yang masuk Jln. Tampomas sampai ke depan pasar Sandang Sumedang.

Dengan adanya rekayasa jalur ini sering terjadi rebutan penumpang sampai Bundaran Binokasi, belum lagi mulai patung sampai dengan depan Pasar Sandang terjadi penumpukan kendaraan karena dilakukan rekayasa satu jalur.

Menurut Erwan meminta kepada pengurus organda dan pengurus angkutan umum 03 dan 07 untuk bersabar menunggu perbaikan dan pelebaran Jln.  Prabu Gesan Ulun, mulai dari Bundaran Binokasi  sampai dengan Jln. Mayor Abdurahman.

“Bundaran Alamsari mulai tahun 2020 akan dipasang median jalan, supaya tidak terjadi hal – hal yang tidak diharapkan, dan nantinya khususnya angkutan perkotaan 03 bisa terlaksana dari alam sari lurus langsung ke depan taman telor dan angkutan perkotaan 07 bisa sendiri lagi dari pereapatan ojolali 1 masuk ke jln tampomas langsung ke depan pasar sandang” Tambah Erwan.

Selain itu, Erwan juga menjelaskan, akan dibuatkan selter di depan Pasar Sandang khusus untuk angkutan perkotaan 07, sehingga tidak seenaknya menaikan dan menurunkan penumpang di area Pasar Sandang.

Untuk mensiasati jangka pendek, sebelum terlaksana pelebaran dan pembuatan median jalan sepanjang jalan Prabu Gesan Ulun sampai dengan Mayor Abdurahman  pihaknya akan berembug dengan pihak Dishub Sumedang, bagaimana baiknya untuk sementara apakah bisa dilaksanakan rekayasa jalur untuk angkutan perkotaan 03 lurus lagi dari ojolali 1 sampai dengan taman telor dan bagai mana dampaknya kalau jangka pendek ini diterapkan.

Pihaknya akan memperhatikan, bagaimanapun Pemda Sumedang melihat bahwa wilayah Taman Telor sebagai etalase kota dan kota wisata Sumedang. ntuk kebaikan bersama tidak terbersit untuk menyengsarakan warganya.

“Sekali lagi harap bersabar kepada pengurus organda serta ke pengurus angkutan perkotaan 03 dan 07 mudah-mudahan 4 sampai 5 hari ini ada keputusan jangka pendek untuk rekayasa jalur khusus untuk angkutan perkotaan 03” pungkasnya.

Sekretaris DPC Organda Yudi Gumilar mengatakan bahwa Audiensi organda ini membawa aspirasi KKU 03 dan 07 tentang dampak rekayasa lalu lintas di jalan Tampomas yang sudah disahkan perbup 109.

“Alhamdulillah respon dari Wakil Bupati dibantu Kepala Dinas perhubungan pada dasarnya mereka sudah mempunyai rencana kedepan yang selama ini tidak kita ketahui bersama. Katanya bakal ada perubahan system median jalan yang dilakukan di jalan Mayor Abdurahman dan jalan Prabu Gesan Ulun dari Bundaran Binokasi sampai Bundaran Alamsari” Ungkapnya.

Yudi menegaskan, keinginan dari 03 dan 07 kedepan akan terakomodir, untuk proses jangka pendek sementara jalur ini akan direkayasa kembali masih menunggu keputusan lanjutan dari dinas perhubungan.

 

Pewarta : Y Rusmana

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here