Penggalangan Dana “Charity For Mitha” Terkumpul 21 Juta Rupiah

0
41
Grup Band Tanpa Titel Ikut Semarakan Penggalangan Dana Charity For Mitha. Foto : M. Taufik

Semarang, SMI.- Ratusan seniman lintas komunitas maupun paguyuban, atas nama salam komunitas seduluran sak lawase menggelar penggalanggan dana Charity for Mitha untuk Paramitha Titis Fitriani yang akrab dengan panggilan Mitha, seorang penyanyi yang sedang menderita sakit kanker mata.

Acara ini digelar sebagai bentuk kepedulian, rasa  empati sekaligus simpati rekan – rekan seniman yang berada di Kota Semarang yang peduli terhadap keadaan Mitha yang sedang berjuang melawan penyakitnya.

Penggalangan dana dengan tagline “Charity For Mitha Donasi dan Doa Bersama Untuk sahabat Kita” ini digelar di Gedung Balai Kelurahan Lamper Tengah, jalan Nanas No 8, Kel. Lamper Tengah, Kec. Semarang Selatan  Kota Semarang Selasa (28/1/2020).

Kegiatan penggalangan dana dikemas dalam bentuk hiburan music, dengan bintang tamu Grup Band Tanpa Titel yang personilnya terdiri atas Harry Joko pemegang bass, Didik Ardi Santoso pemegang gitar merangkap Vokal, Puji pemegang drum, bom bom  sebagai pemain keyboard  serta Novi  sebagai Vokalisnya.

Tanpa Titel membuka acara dengan membawakan lagu – lagu yang cukup apik dari album The Best of  Koes plus yang semakin menambah semarak suasana malam itu. Selain lagu – lagu Koes Plus, Tanpa Titel juga membawakan tembang kenangan, serta satu lagu dari Ebiet G .ADE karena permintaan dari salah satu peserta yang hadir.

Ketua Panitia Penyelenggara Malam Penggalangan Donasi dan Doa  Bersama Sahabat kita  “Charity For Mitha”, Yudhistira menyampaikan ucapan terima kasihnya yang tak terhingga kepada rekan rekan seniman dan musisi Kota Semarang yang hadir.

“Kami selaku Ketua Panitia tak henti hentinya mensupport pada acara Charity for Mitha dalam penggalangan dana, kami memohon maaf juga pada rekan – rekan apabila dari kami pelaksanaannya caranya seperti ini. Namun niat baik kita semua tujuannya kemanusiaan, sesama seniman, jadi disini kami tidak membeda bedakan, siapapun rekan kita apabila ada yang terkena musibah kita semua juga akan melakukan kegiatan sama seperti ini, namun yang kita minta semuanya sehat. Harapan kami semoga rekan rekan semua dapat memaklumi dan memahaminya. Untuk penggalangan dana nanti setelah usai acara kita kumpulkan dan akan kami serahkan secara total kepada pihak keluarga Mitha” pungkasnya.

Ratusan Seniman musisi Semarang padati Gedung Balai Kelurahan Lamper Tengah .M. Taufik

Pada kesempatan tersebut, Udin selaku perwakilan pihak keluaga Mitha mengucapkan terima kasihnya kepada rekan – rekan seniman, yang peduli serta empati pada adiknya Mitha “Saya mohon maaf apabila mitha ada kesalahan terhadap rekan – rekan semua, serta mohon doanya semoga diberikan kesembuhan dan diangkat penyakitnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Lurah lamper Tengah Sulistyaningsih dalam sambutan singkatnya mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada para seniman, maupun musisi Semarang yang memiliki kepedulian kepada sesama rekan seniman.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini, semoga dalam penggalangan dana untuk meringan beban kepada Mitha yang juga warga kami yang sedang menderita kanker mata. Bentuk kebersamaan dalam suatu wadah Sahabat komunitas Seduluran sak Lawase begitu luar biasa. Kami sekali lagi mengucapkan banyak terima kasih dan juga bapak Sugiyono salah satu seniman dari Lamper Tengah yang ikut nyengkuyung bersama rekan seniman lainnya ikut empati dalam penggalangan dana ini,” pungkasnya.

Seluruh panitia mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara ini. Foto: M. TaufikHiburan yang kedua menampilkan grup Orkes Melayu dengan personil gabungan dalam salam komunitas seduluran sak lawase  yang membawakan lagu lagu dangdut klasik seperti Matahariku, Bukan tak Mampu, ialalang sehingga semakin syahdu malam itu. Usai acara dilakukan penghitungan donasi yang terkumpul 21 Juta rupiah lalu donasi terserbut di serahkan lagsung pada pihak keluarga Mitha.

Turut hadir pada acara tersebut Lurah Lamper Tengah Silistyaningsih, seniman senior Sugiono, Komunitas CSE (Chebret Semarang Entertaniment) yang di ketuai Totok Klewer, MAS ( Musisi Artis Semarang Bersatu) yang di ketuai oleh Teguh Irawati, KS3 (Komunitas Sound System Semarang) yang diketuai oleh Winarno Sumantri , Komunitas MC serta tamu undangan lainnya.

Pewarta : M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here