Pemprov Jateng Sambut Baik 1000 Karya Anak Zaman Di Rumah Indonesia Bahagia

0
6
Sekda Jateng Sri Puryono usai memberikan sambutan sekaligus membuka acara 1000 karya Anak Zaman di Rumah Indonesia Bahagia di palangan Tarubudaya, Ungaran, Foto : M.Taufik

Semarang, SMI.-

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kebudayaan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Ungaran, menggelar kegiatan 1000 Karya  Anak Zaman di Rumah Indonesia Bahagia, Lapangan Tarubudaya Jalan Gatot Subroto No. 1 Komplek Tarubudaya Ungaran, Jum’at  (5/4/2019).

Acara dihadiri Sekda Provinsi Jateng, Kepala SMA Negeri 1,4,14, Semarang, Muspika, Kapolres, Danramil, Babinsa serta perwakilan peserta didik dari  SMA Negeri 1, 4, 14 Seamarang  dan SMA Negeri 1 Ungaran, SD Negeri di wilayah Ungaran.

Ketua Panitia 1.000  Karya anak zaman di rumah Indonesia bahagia, Suharto mengatakan bahwa kegiatan pelaksanaan 1.000 karya anak zaman di rumah Indonesia bahagia berlatar belakang informasi, komunikasi, publikasi di berbagai media massa, baik televisi, radio, media sosial,  media cetak maupun online, perbincangan perbincangan disekitar jalan, memperlihatkan caci maki.

Menurutnya, berangkat dari situlah bersama teman mengajak generasi muda bergembira, berkarya di rumah Indonesia bahagia ini yang bertempat dilapangan tarubudaya ungaran, mulai pukul 13.00 – 17.30.

Suharto juga menjelaskan bahwa kegiatan ini berbentuk menyanyi, menari, menggambar di panggung dengan penuh performance kesenian. “Tujuan diadakannya kegiatan ini untuk memberi ruang kepada generasi muda, menempatkan generasi muda untuk mencintai negeri Indonesia berarti Indonesia bahagia, Indonesia abadi dengan harapan kelak generasi muda yang ada disini akan menjadi pemimpin dinegeri ini,” tukasnya.

Sementara itu, Sekda Prov Jateng Sri Puryono yang mewakili Gubernur Jateng, dalam amanatnya mengatakan, Pemprov Jateng memberikan apresiasi tinggi serta menyambut baik kegiatan ini.

“Ssaya merasa bangga dihadapan generasi muda milenial yang hebat yang siap sedia berkontribusi  terhadap kemajuan daerah, bangsa dan Negara. Inilah marwah generasi muda Indonsia yang telah diwariskan oleh para pendahulu dan harus kita rawat dan tingkatkan bersama” Ungkapnya.

Menurut Sri Puryono akhir – akhir ini bangsa Indonesia diuji oleh berbagai permasalahan yang menerpa, seperti intoleransi, radikalisme, terorisme, kemiskinan, narkoba dan arus globalisasi yang membawa nilai – nilai budaya yang apatis, hedonis, materialistis, hoax, bulying juga menjadi kebiasaan baru yang sering kita jumpai di dunia maya.

“Pemerintah terus bekerja menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa, tetapi belum optimal dan butuh dukungan elemen bangsa termasuk generasi muda. Untuk itu semua permasalahan harus kita keroyok bersama dengan mengajak generasi milenial agar mampu menjadi pelopor , berani tampil didepan pemimping untuk menjustifikasi msyarakat menuju perubahan yang lebih baik,” pungkasnya.

Tim Tari Topeng Ayu SMA Negeri 4 Semarang usai tampil pada acara 1000 kerya anak zaman di rumah Indonesia bahagia, di lapangan Tarubudaya Ungaran. Foto :M. Taufik

Sementara itu, pada acara tersebut melibatkan Peserta didik SD, SMP, SMK serta SMA, baik negeri maupun swasta sebanyak 1.040 peserta didik ditambah guru pendamping sekolah masing – masing. Acara diisi dengan kegiatan menggambar, paduan suara dari SMA Negeri 1 Ungaran. Pada acara tersebut juga ditampilkan Tari Topeng Ayu, yang dibawakan 50 siswa – siswi SMA   Negeri 4 Semarang, dibawah asuhan Anik Purwati,S.Pd yang tampil begitu menawan.   ** M. Taufik

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here