Pemilihan Ketua OSIS SMPN 1 Cibatu, Adopsi Sistem Pilkada

0
42

Garut, SMI.-

Memasuki masa akhir kepengurusan  Ketua OSIS Ida Widia N  periode 2018-2019.  SMPN 1 Cibatu, mengadakan pemilihan ketua OSIS yang baru. Pemilihan Ketua OSIS untuk periode 2019 – 2020 sedikit berbeda, karena mengadopsi sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada).

“Tahun ini penyelenggaraan pemilihannya mengadopsi hampir mirip dengan pemilihan kepala daerah. Ini dilakukan sebagai pembelajaran miniatur demokrasi di sekolah. Yang notabene siswa-siswi belum cukup umur sebagai pemilih dalam pemilu di lingkungan masyarakat” kata Kepala SMPN 1 Cibatu, Drs. Dedi Sutardi,M.Pd., Jum’at(1/2/2019).

Dedi memaparkan Langkah pertama dalam persiapan adalah pembentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU)  dalam pemerintahan. Namun di SMPN 1 Cibatu ini, dibentuk Komisi Pemilihan Ketua Osis (KPKO) dengan logonya pun mirip dengan KPU pusat.

Kemudian langkah kedua, KPKO membentuk TIM panitia pengawas pemilu (Panwaslu), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan  Tim Sukses. Sekaligus menetapkan calon kandidat Ketua OSIS yang akan ditetapkan sebagai Calon yang berkompetisi dalam kampanye.

Memasuki awal kampanye, dilakukan pemasang poster dan slogan yang diusungkan masing-masing calon kandidat ketua OSIS SMPN 1 Cibatu, ditambah lagi biografi masing-masing calon dipublikasikan masing-masing kandidat melalui media mading sekolah. Ini bertujuan agar warga sekolah lebih mengenal lebih dalam biografi calon kandidat.

“Dalam putaran kampanye, tim sukses masing-masing Kandidat mempromosikan calonnya ke kelas-kelas dengan  yel-yel yang cukup menggelitik dan seru menjadi nilai tambah bagi tim sukses yang kreatif” katanya.

Menurut Pembina OSIS Dani Supriandani, Kampanyenya juga dilakukan dengan Orasi Politik, yang dilakukan setelah mendapatkan tim. Ini untuk mengetahui sejauh mana calon kandidat berorasi dan menyampaikan visi dan misi yang ingin dicapai jika mereka terpilih menjadi ketua OSIS, layaknya Calon Gubernur (Cagub) dengan janji-janji kampanye.

Dani Supriandani Menambahkan, yang menarik dari rangkaian pemilihan Ketua Osis di SMPN 1 Cibatu periode 2019-2020 adalah adanya Tim Panwaslu yang mengawasi dan mengkontrol jalannya pemilu. Memasuki tahap pemungutan suara, Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Tim Panwaslu bekerja sama menyiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“TPS yang didesain juga mirip dengan Pemilu di Masyarakat, dimulai dengan pendaftaran, pengambilan kartu, bilik suara, kotak suara dan adanya celup tinta. Walaupun dengan benda sederhana, ini pengalaman yang sangat berharga  bagi  peserta didik belum cukup umur sebagai pemilih di lingkungan masyarakat” katanya.

Bantuan Tim Panwaslu dengan mengawal siswa-siswi menuju ke TPS menjadikan mobilisasi siswa-siswi yang keluar kelas menjadi terkendali, dan kegiatan belajar mengajar pun masih dapat berlangsung dengan lancar, walau beberapa menit terganggu dengan proses pemilihan ketua OSIS ini.

“Alhamdulillah proses pemungutan selesai dilakukan dan hasil pemungutan suarapun dapat segera dipublikasikan. Ucapan terimakasih untuk seluruh pihak yang telah membantu juga menjadi catatan berlangsungnya pemilihan ketua osis baru SMPN 1 Cibatu Kabupaten dengan perolehan Suara terbanyak Aldi Adetian dari kelas 8E, periode tahun 2019-2020 kedepannya” Pungkasnya. **Ayi Ahmad

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here