Pemerintah Perlu Optimalisasikan Kinerja BUMD Untuk Mendukung Peningkatan Pendapatan Daerah

0
11
Dari kiri : STIE Bank Jateng, Dr. Taufik Hidayat,SE.M.Si,CRBC,Ka BPPD Prov Jateng, Tavip Supriyanto, Komisi C DPRD Prov. Jateng, Hendri Wicaksono, Foto :M. Taufik

Semarang, SMI.- Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi penopang utama pendapatan suatu daerah. Di Jawa Tengah, PAD menyumbang kontribussi yang besar dari seluruh pendapatan daerah hingga mencapai 55,51 persen . Sehingga PAD mesti digali, dirawat dan terus di genjot dengan mengoptimalkan potensi potensi yang ada  guna meraih target mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

Guna meningkatkan pendapatan di berbagai sector,semua pihak terkait harus mendorong serta merumuskan langkah langkah inovatif dan kreatif ,guna menggali potensi potensi pendapatan daerah. Setiap SKPD/BLUD/BUMD harus bekerja keras merealisasikan pendapatan yang telah dicanangkan , diantaranya dengan mengupayakan dan membangun sumber sumber pendapatan baru.

Sektor lain yang harus dioptimalkan adalah optimalisasi serta pemberdayaan atau revitalisasi asset daerah untuk peningkatan pendapatan dan mendukung prioritas pembangunan daerah yakni kemiskinan, pengangguran dan pangan. Untuk itu pemerintah perlu melakukan optimalisasi kinerja BUMD untuk mendukung peningkatan pendapatan dan daya saing daerah.

Komisi C DPRD Jateng Hendri Wicaksono mengatakan untuk meningkatkan Pendapatan Asli daerah Jawa Tengah, ada beberapa sector yang bisa kita gali, seperti contohnya pajak rokok melaui cukai rokok pada tahun lalu kurang mencapai target karena dari pusat sudah dipotong untuk BPJS Kesehatan, selain itu juga terkait dengan pajakmkendaraan bermoyor sebab selama ini yang menjadi andalan pasti bertumpu pada pajak kendaraan bermotor,” paparnya.

“Kami akan terus mensosialisasikan kemasyarakat berhubungan dengan pajak kendaraan bermoyor mendorong masyarakat untuk patuh pajak artinya setiap tahunnya dalam membayar pajak sesuai waktu tidak nunggak,” pungkasnya, saat menjadi salah satu nara sumber dalam Dialog bersama Parlemen Jawa Tengah dengan tema Menggali dan Meningkatkan PAD di Lobby Hotel Quest Jalan Plampitan No 37-39, Bangunharjo, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Kamis ( 28/11/2019).

Komisi C DPRD Jateng, Hendri Wicaksono saat di wawancarai awak media. Foto : Taufik

Pada kesempatan yang sama STIE bank jateng Dr. Taufik Hidayat,SE.M.Si mengungkapkan bahwa bagaimana teknologi akan bisa mematikan segalanya, mereka yang tidak punya modal hanya bermodalkan aplikasi bisa mengalahkan semuanya, orang tidak punya hotel tetapi ia punya aplikasi hotel bisa menguasai hotel seluruh dunia kemudian menjadi Star Up,”.

“Kita agak berfikir keluar sedikit bahwa perlu sebuah ekosistem memanfaatkan asset tetapi tinggalkita perlu suatu pendekatan menilai pasar di luar artinya pasar tidak hanya di dalam negeri saja. Kita lihat ali baba dia bisa menjual produk cina ke Indonesia ke seluruh dunia sangat massif mereka ternyata punya ekosistem itu,” ungkapnya.

Menurutnya teknologinya di simpan dalam suatu clued, jadi ekosistemnya jalan semua. Seandainya kawasan industry kita menjadi suatu tempat orang berproduksi lalu kita kemudian bisa memiliki logistic yang bagus, distribusi yang bagus saya pikir itu bisa dimanfaatkan,” pungkasnya.

Pewarta : M.Taufik

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here