Pemerintah Desa Rancaekek Wetan, Prioritaskan Pembangunan Sarana dan Prasarana Olahraga

0
48

SOREANG, (SMI).-

Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PPTT) mencatat sampai saat ini, mayoritas desa yang ada di Indonesia masih minim fasilitas olahraga.

Oleh sebab itu Kepala Desa Rancaekek Wetan Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung H. Eman Sulaeman, SH. Memprioritaskan pembangunan Gedung serbaguna, untuk sarana dan prasarana olahraga.

Ketika dikonfirmasi di kantor Desa Rancaekek Wetan, Senin (20/08), melalui sekretaris Desa, Lukman yang akrab disapa kang Alif mengatakan bahwa prioritas Pemerintah Desa Rancaekek Wetan  tahun ini untuk membangun sarana olahraga sesuai peraturan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi  Nomor 19 Tahun 2017 yang mengatur secara detail tentang prioritas Dana Desa tahun 2018.

“Sesuai himbauan Kemendesa PPTT, harus ada sarana olahraga yang digunakan oleh masyarakat, termasuk sarana olahraga yang hak guna pakai untuk digunakan kegiatan olah raga masyarakat, rapat – rapat, acara hajatan dan tak lain selalu dipergunakan oleh kecamatan untuk acara – acara musrembangdes, monev, posko pengungsian ketika terjadi banjir” katanya.

Lebih lanjut kang Alit mengatakan bahwa Rancaekek Wetan sebagai Desa induk dari beberapa pemekaran, tahun 1975 Desa Sukamanah, tahun 1985 Rancaekek Kulon dan terakhir 2012 Kelurahan Kencana.

“Jadi kalau setiap ada kegiatan, biasanya di kita (Rancaekek Wetan-red) berhubung bangunannya lagi dalam tahap Pembenahan jadi setiap ada kegiatan di kelurahan Kencana dulu.” Imbuhnya.

Kang Alit juga memaparkan, program kegiatan yang sudah berjalan di Desa Rancaekek Wetan seperti infrastruktur rabat beton jalan dan bentonisasi jalan gang dibeberapa RW dengan lebar 3 hingga 4 meter, tinggi 10 cm hingga 12 cm, tergantung kondisi jalan.

“Kita sudah laksanakan beberapa pembangunan infrastrutur dengan sumber anggaran dari Bangub, Raksa Desa, Dana Desa tahap satu. DD tahap satu kita bangun gedung serbaguna, kalau Dana Desa tahap dua belum keluar, Dana Desa kan tiga tahap.” Pungkasnya. **Yayat Hidayat

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here