Pelantikan Satker dan Launching PTSL Kabupaten Bandung

0
7

Soreang, SMI.-

Pelantikan Satuan Kerja (Satker) dan launching program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) Kabupaten Bandung, dihadiri Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Jawa Barat, Yusuf Purnama. Selasa (12/02/19) di Gedung Wisma Haji, Soreang Kabupaten Bandung.

Usai acara, Kepala Kanwil BPN, Yusuf Purnama, Mengatakan bahwa program PTSL di Jawa Barat semula ditargetkan sebanyak 1.205.000, namun ada revisi menjadi 1.225.000 atau ada tambahan sebanyak 20 ribu sertipikat termasuk dengan PTSL yang dikerjasamakan lintas sektoral.

“Ditargetkan selesai pada Oktober, tapi kalau pengukuran diperkirakan selesai pada Juli,”katanya.

Yusuf mengatakan, untuk jumlah tahun ini lebih rendah jika dibandingkan target PTSL tahun lalu, yang mencapai 1.270.000. Sedangkan untuk PTSL Kabupaten Bandung tahun ini 75 ribu bidang, dengan pengukurannya dibagi 3. Sebanyak 35 ribu bidang oleh petugas ukur ASN, kemudian yang 30 ribu bidang oleh pihak ketiga dengan kontrak surveyor berlisensi, dan 10 ribu melalui partisipasi masyarakat.

“PTSL di Kabupaten Bandung ini ditargetkan selesai sesuai dengan waktu yang telah direncanakan oleh BPN Kabupaten Bandung di bulan Juli, dengan pengukuran tanah dilakukan di awal Februari.” Katanya.

BPN tidak bisa menyelesaikan target PTSL sendiri, oleh karena itu pihaknya membutuhkan bantuan dari pemerintah daerah, pemerintah tingkat kecamatan maupun pemerintah tingkat desa dan masyarakatpun harus bisa membantu, terutama terkait dengan bukti-bukti kepemilikan tanah.

“Harapan Kami masyarakat tidak usah ragu lagi, dengan program ini dua tahun kami sudah pengalaman,” katanya.

Lebih lanjut Yusuf mengatakan, bukti atas tanah yang sah secara hukum dan diakui oleh pemerintah dapat dibuktikan dengan adanya dokumen sertipikat tanah, dan sertipikat tanah akan terbit kalau melalui dengan pendaftaran tanah dimulai dengan pengukuran dan pengumpulan data-data yuridis supaya dapat jaminan dan kepastian hukum.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk sesegera mungkin bergabung ke PTSL, agar kami mendapatkan bukti-bukti hak atas tanah itu dan bisa menjamin kepastian hukum, tidak ada lagi sengketa, tidak ada lagi tumpang tindih, tidak ada lagi tanah-tanah yang tidak bertuan supaya capaian dan realisasinya sesuai yang dijadwalkan.” Paparnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPN Kabupaten Bandung, Atet Gandjar Muslihat menambahkan bahwa tahun ini menargetkan 75 ribu bidang melalui program PTSL, terbagi di 16 Kecamatan dan 28 Desa di Kabupaten Bandung. Diantaranya Kecamatan Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali, Ibun, Ciparay, Kutawaringin, Pameungpeuk, Pacet, Cikancung, Arjasari, Cicalengka, Majalaya, Pangalengan, Solokan Jeruk, dan Soreang.

“Pada 2018 Kemarin sebanyak 60 ribu PTSL selesai yang bersertifikat 43 ribu, sisanya K3 karena mereka banyak kepemilikan diluar kota. Tahun ini PTSL Kabupaten Bandung sebanyak 75 ribu bidang tanah,” Pungkasnya. Aa/Yayat

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here