Pelaku Penjual dan Pembeli Narkoba Jenis Shabu Diamankan Satresnarkoba Polres Magetan

0
336

Magetan,SMInews.com Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Magetan kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Magetan. Dalam pengungkapan kasus kali ini, penjual dan pembeli narkotika jenis sabu berhasil diamankan.

Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana, SIK saat konferensi pers, Rabu (07/10/2020) menyampaikan bahwa Satresnarkoba Polres Magetan kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Dua tersangka berhasil diamankan berikut barang buktinya. Tersangka yang diamankan yakni DMS selaku Pembeli dan KN sebagai Penjual Norkotika berjenis Shabu.

“Tersangka DMS merupakan pemakai dan pengguna narkotika jenis sabu. Sedangkan KN merupakan pemilik sabu yang menjual barang haram tersebut kepada DMS” tutur AKBP Festo Ari Permana SIK.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pengungkapan kasus bermula dari pemantauan yang dilakukan oleh anggota Satresnarkoba Polres Magetan terhadap kedua pelaku yang dicurigai sebagai pemakai dan penjual narkoba. Setelah dilakukan observasi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap keduanya.

“Hasil pemeriksaan ditemukan sejumlah barang bukti, dari tersangaka DMS berupa 1 kantong plastik klip berisikan kristal yang diduga ada sabu, kurang lebih seperempat gram, tas pinggang kecil, kemudian alat komunikasi HP. Selanjutnya dari tersangka KN yaitu HP, 1 buah plastik klip dengan dugaan adalah sabu berat 0,5,dan kita dapatkan perangkat Bong satu buah korek api gas dan satu buah timbangan elektrik. Dari bukti tersebut akan kita dalami terkait dengan peredaran narkotika khususnya sabu-sabu di jaringan-jaringan yang lainnya di Magetan” tambah Kapolres Magetan.

Berdasarkan pengakuan dari tersangka KN, bahwa ia sudah melakukan dan mengkonsumsi selama 8 bulan yang lalu, sedangkan DMS juga mengakui sudah 6 bulan yang lalu ia memakai dan mengkonsumsi.

Dari kedua tersangka ini akan di kenakan pasal 112 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Norkotika. Dengan ancaman Pidana Penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun,dan pidana denda paling sedikit Rp.800.000.000 dan paling banyak Rp.8.000.000.000.

Pewarta : Gun

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here