Pasar Wisata Digital Candi Cangkuang Unggulan Jawa Barat

0
12

Garut, SMI.- Geliat Langkah Garut membangun sektor pariwisata kian mantap. Salah satunya pembangunan Pasar Wisata Digital di Candi Cangkuang. Pasar digital yang dibuka langsung Menteri Pariwisata Arief  Yahya ini menjadi unggulan di Jawa Barat.

Pasar Wisata Digital Candi Cangkuang  lebih meriah dengan menampilkan beberapa seni budaya serta macam-macam kuliner disuguhkan. Pasar Digital Candi Cangkuang merupakan pasar  digital ketiga yang diluncurkan di wilayah kabupaten Garut.

“Di bulan Agustus kita sudah meluncurkan dua Pasar Wisata Digital, yaitu Pasar Wisata Digital Situ Bagendit dan Dayeuh Manggung. Hal ini untuk semakin mempercepat langkah Disparbud Garut mengangkat berbagai destinasi unggulan yang dimiliki. Karena tak dapat dipungkiri, jika dengan digital akan semakin mudah kami mempromosikan Destinasi pariwisata Kabupaten Garut,” kata Bupati Garut H.Rudy Gunawan didampingi Kadisparbud Garut Budi Gan Gan, Senin (2/9)

Bupati Rudy pun menjamin acara peluncuran Pasar Wisata Digital Candi Cangkuang Sangat meriah. Deretan atraksinya bakal memukau. Dari mulai Helaran Seni Rudat, Prosesi Adat Kampung Pulo.

Pembukaan dimtandai dengan pemukulan  Rampak Leusung padi, yang dilakukan oleh menteri pariwisata, Ferdinan Ferdiansyah DPR RI Komisi X Dapil Jabar, Bupati Garut H.Rudy Gunawan, Danrem 062/TN, kolonel infantri Parwito,Wakapolres Kompol Abdul Holik, Tiyas mirasih, kesepuhan Kampung Pulo dan Kadis pariwisata kabupaten Garut Budi Gan Gan , dilanjutkan dengan Rampak Kendang,Rampak Khohkol, Pertunjukan Arumba, hingga Lawak dan pertunjukan musik Millenial.

Soal kuliner pun tak ketinggalan, Wisatawan dapat berburu bermacam kuliner khas Garut di sini. Nasi liwet domba Garut , Burayot, Gayodot, Bajigur, hingga kopi Garut juga tak ketinggalan disiapkan. Soal harga tak perlu mengocek kantong para wisatawan. Semua kuliner yang disiapkan dijamin harganya tak menguras kantong. Karena seluruh kuliner yang dijual merupakan hasil kreasi masyarakat sekitar Candi Cangkuang.

“Pokoknya bakal seru dan keren. Spot selfienya disediakan bermacam-macam inovatif ide kreatifitas tempat. Makanya di luncurankan Pasar Wisata Digital di Candi Cangkuang. Ini bukan sekedar pasar biasa. Pasar millenial dengan konsep kekinian” Ungkapnya.

Kadis pariwisata kabupaten Garut Budi Gan Gan  yang tak pernah lelah mengangkat pariwisata Garut ini meyakini jika pola yang dilakukan Garut sangat tepat. Karena jelas sebuah destinasi akan cepat terkenal jika dipromosikan dengan mosi melalui media saluran digital.

“Pasar Wisata Digital ini bukan pasar biasa. Sebuah pasar yang dirancang khusus untuk generasi millenial. Karenanya, tampilannya bakal berbeda. Konsepnya menawarkan berbagai atraksi yang dibutuhkan generasi millenal dalam berwisata. Ada spot foto, kuliner unik, atraksi wisata, dan yang pasti menjadi tempat yang asik untuk nongkrong. Ini yang akan memacu pengunjung untuk memposting kedatangannya ke destinasi ini,” ujar Budi Gan Gan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun menyambut baik. Pasalnya hal ini sejalan dengan konsep yang tengah digaungkan Kemenpar. Menurutnya destinasi digital menjadi konsep terbaik menjaring wisatawan saat ini. Dimana trend saat ini lebih dikuasai oleh generasi millenial.

“Siapa yang menguasai generasi millenial, dialah yang berpotensi winning the future market. Millennials itu selalu digital, mobile, interactive. mereka selalu ingin tampil berbeda. Dan konsep yang mereka butuhkan ada di destinasi digital” katanya.

Menpar pun yakin, dengan destinasi digital, langkah percepatan pembangunan pariwisata Garut akan makin cepat. “Semakin digital semakin global. Semakin digital semakin mempercepat laju pariwisata di Garut,”ungkapnya.

Pewarta : Ayi Ahmad

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here