Panen Raya Dirjen Tanaman Pangan di Kabupaten Tasikmalaya

0
79

TASIKMALAYA, (SMI).-

Dirjen Tanaman Pangan Kementrian Pertanian melakukan Panen Raya Padi di Kabupaten Tasikmalaya, minggu (14/1). Panen raya dilakukan di Kecamatan Sukahening dan Sukaresik dari Kelompok Tani Sriwantani Kampung Cipalegor Desa Kiarajangkung  Kecamatan Sukahening dan Kelompok  Sugu Tani 2 di Kampung Langkapancar Desa Langkapancar Kecamatan Sukaresik.

Panen raya yang mengusung tema “Sebagai bukti keberhasilan UPSUS Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Kementrian Pertanian.” dihadiri Dirjen Tanaman Pangan dari Kementrian Pertanian Dr. Ir.Maman Suherman, MM, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Muhammad Zen, Camat Sukahening Kusnanto, S.Sos, Bulog, Kapospol Wawan (mewakili Kapolsek)  Kepala Desa Kiarajangkung Asep Wawan. S sos ,BPP Adis, dan Kelompok Tani.

Dirjen Tanaman Pangan Dr. Ir Maman Suherman, MM mengatakan bahwa Tasikmalaya merupakan salah satu central produksi pangan di Jawa barat. Jika dilihat dari data, setiap harinya  panen maka beras selalu tersedia. Jadi, stok pangan mencukupi malah berlebih.

“Dari 33 Provinsi di Indonesia  seperti Aceh, Lampung, Jawa Timur, Palembang, Banten, Jogja, Sulsel, Kalimantan Selatan dan NTB, Jawa Barat salah satu Provinsi yang masuk 15 besar. Sedangkan tujuan   kami mengawal panen sebagai monitoring bahwa di beberapa daerah ada panen untuk ketersediaan pangan di masyarakat, produksi pangan diseluruh Indonesia melimpah jadi tidak harus Impor beras” tegasnya.

Di jawa barat ada 27 kabupaten atau seluas seratus ribu hektar yang akan panen di bulan januari ini, khusus Kabupaten Tasikmalaya ada sebelas ribu hektar yang akan panen di bulan ini. Adapun kenyataan dilapangan harga beras naik itu bukan disebabkan kurangnya bahan pangan tapi terkendala faktor pendistribusian yang agak tersendat, sebagai upaya pemerintah untuk mengatasinya dengan melakukan operasi pasar dan menunjukan ke masyarakat bahwa disini ada panen jadi tidak ada kenaikan harga.

Maman berharap kedepan bisa memperluas lahan, jika ada lahan yang nganggur bisa dimanfaatkan dan lebih banyak lagi pengembangan beras organik untuk mengenjot pasar ekspor. Maman juga sangat mengapresiasi petani di Kabupaten Tasikmalaya.

Ditemui dilokasi yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tasikmalaya DR. Drs.H Muhammad Zein mengatakan bahwa berdasarkan data  di Kabupaten Tasikmalaya dalam setiap bulan bahkan setiap hari pasti ada panen hampir Empat ratus. Sedangkan Kecamatan Sukahening di pilih sebagai tempat Panen Raya karena akses tidak terlalu jauh dan juga petani padinya bukan hanya konvensional tapi dengan Organik juga dan sudah tersertifikasi banyak juga yang sedang di rintis untuk di sertifikasi.

Menurut Kadis sekitar 8.500 hektar sawah berbudi daya Organik dari luas 35 ribu hektar.
Beberapa hal yang dilakukan Dinas untuk memajukan dan memaksimalkan Produktifitas seperti pengolahan lahan, aliran air ke sawah atau irigasi.

“Kita harus yakin bahwa produksi kita bisa ditingkatkan lebih baik lagi jangan merasa puas dulu dan harus tetap memiliki semangat untuk terus berupaya semaksimal mungkin harapnya kepada petani” Pungkasnya. (Anton)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here