O2SN dan FLS2SN SDN Kecamatan Panukal Resmi Dibuka

0
27

PALI, (SMI).-
Sebanyak 20 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sekecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)  mengikuti Olimpaiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2SN) tingkat Kecamatan Penukal, di SDN 4 Penukal, Senin (05/03). Acara tersebut dihadiri Kepala UPTD Pendidikan Kec. Penukal, seluruh Kepala SDN se-Kec Penukal, Para Dewan Guru dan Seluruh Panitia perlombaan.

Ketua Panitia O2SN dan FLS2SN tingkat Kecamatan Penukal , Janaria mengatakan, secara keseluruhan ada 9 cabang yang dipertandingkan. Untuk O2SN dan FLS2N sebanyak 9 cabang, yaitu lomba Bulu tangkis, Kit Atletik, Karate, Menyanyi solo,  Gambar bercerita, Pantomin, Tari, Mamtematika, IPA.

“InsyaAllah segala persiapan sudah clear. Sekarang tinggal melaksanakannya sampai selesai. Saya berharap dukungan semua pihak agar kegiatan ini lancar,” kata Janaria.

Ia menguraikan, tujuan kegiatan adalah untuk mencari bibit unggul dalam setiap cabang lomba. Sehingga yang terpilih bisa tampil pada tingkat kabupaten atau provinsi. Pelaksanaan tingkat kecamatan, kata dia, tidak bisa disepelekan. Karena pelaksanaan tingkat kecamatan menandakanan kemampuan pembinaan di masing-masing sekolah.

Sementara itu, Supandi Kepala UPTD Pendidikan Kec. Penukal menyebut, kegiatan O2SN dan FSL2N merupakan wadah silaturahmi sekaligus ajang uji coba kemampuan setiap sekolah, agar tidak tertinggal oleh sekolah lainnya. Kedua kegiatan itu penting dilaksanakan secara serius karena akan merujuk bakat dan kecenderungan anak.

“Kecamatan Penukal yang ingin terus maju, harus terus menggali dan mengembangkan bakat serta minat peserta didiknya baik dalam bidang akademik maupun non akademik,” kata dia.

Sebab untuk memenangkan persaingan di era globalisasi ini, kata dia, setidaknya harus memiliki satu kemampuan atau keahlian.

Supandi mengatakan lagi, kegiatan O2SN Dan FLS2N yang diselenggarakan tahun ini tidak hanya berorientasi pada ajang seleksi untuk level yang lebih tinggi semata. Akan tetapi, memberikan pengalaman kepada anak dalam menjalankan nilai-nilai pendidikan itu sendiri.

“Kegiatan ini merupakan momentum yang tepat dan sangat berharga bagi anak-anak kita untuk dapat berkerasi, berinovasi, berprestasi dan berkompetisi secara sehat. Sekaligus juga dapat memberikan pengalaman belajar yang baik bagi bagi anak-anak, ” tandasnya.(SBR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here